Harga minyak naik pada hari Senin menyusul perluasan serangan Iran terhadap negara-negara Teluk. Minyak mentah West Texas Intermediate AS dan minyak mentah berjangka Brent keduanya naik. Teheran memperluas serangan ke Qatar dan Uni Emirat Arab selama akhir pekan.
Eskalasi ini menimbulkan keraguan terhadap perjanjian sementara antara AS dan Iran. Para analis pasar menggambarkan lonjakan ketegangan ini sebagai eskalasi dalam gencatan senjata yang rapuh. Harga minyak langsung merespons perkembangan selama akhir pekan tersebut. Minyak mentah West Texas Intermediate naik bersama dengan minyak mentah berjangka Brent seiring para pedagang menilai risiko pasokan di wilayah tersebut. Siklus serangan antara kedua belah pihak telah memperbarui kekhawatiran mengenai stabilitas di Timur Tengah.