Lebih dari 2.000 masyarakat Papua dari wilayah Jabodetabek memenuhi Gedung Graha Marinir di Jakarta Pusat untuk perayaan Natal yang diadakan oleh Kerukunan Keluarga Papua pada 13 Desember 2025. Acara ini awalnya direncanakan untuk 1.000 peserta, tetapi antusiasme yang tinggi membuat gedung penuh sesak. Perayaan ini menekankan persaudaraan dan solidaritas di tanah rantau.
Perayaan Natal yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Papua (KK PAPUA) di Gedung Graha Marinir, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 13 Desember 2025, menjadi momen penuh sukacita dan makna bagi perantau Papua. Lebih dari 2.000 warga Papua dari Jabodetabek hadir, melebihi perkiraan awal sebanyak 1.000 orang, menunjukkan semangat persaudaraan yang kuat di tengah kehidupan di tanah asing.
Ketua Umum KK PAPUA, Paul Finsen Mayor, yang juga dikenal sebagai Senator PFM dan Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran peserta. "Ini merupakan perayaan Natal perdana KK PAPUA. Namun antusiasmenya luar biasa, bahkan peserta yang hadir di luar perkiraan kami. Sebagai masyarakat Papua, saya mengajak, mari terus menjaga kerukunan antar sesama anak Papua, kemudian juga terus mendukung pembangunan Papua yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan," ujarnya.
Paul Finsen Mayor juga mengucapkan terima kasih khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas ratusan bingkisan Natal untuk anak-anak Papua. "Terima kasih kepada Pak Wapres atas bingkisan Natal bagi anak-anak kami, dan telah kami bagikan. Semuanya merasa senang dan bahagia," tambahnya. Selain itu, apresiasi disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Bekasi yang mengirimkan perwakilan, dengan harapan kolaborasi lebih lanjut.
Paul berharap KK PAPUA berkembang menjadi organisasi besar di seluruh Indonesia, tidak hanya mengakomodasi perantau Papua tetapi juga memberi berkat bagi Papua dan bangsa. Yanni, anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, memuji inisiatif Paul Finsen Mayor dalam mengumpulkan perantau di Jakarta dan sekitarnya.
Acara ini memperkuat solidaritas dan menjadi momentum untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Papua.