Makala Pendley, seorang wanita hamil berusia 30 tahun asal Indianapolis, ditemukan tewas di dalam parit di sebuah desa di negara bagian Chiapas, Meksiko, setelah diperkosa dan dianiaya. Pasangannya telah ditahan oleh pihak berwenang terkait kasus pembunuhan tersebut.
Pendley, yang sedang hamil enam bulan, meninggalkan Indiana bersama ketujuh anaknya dan Joseph Jude Butler Jr. awal tahun ini. Ia sempat mengungkapkan kekhawatiran bahwa anak-anaknya akan diambil dari keluarga tersebut.
Jaksa Negara Bagian Chiapas, Jorge Luis Llaven Abarca, mengumumkan penemuan tersebut dalam sebuah pengarahan langsung di Facebook pada hari Senin. Pendley ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan kondisi kepala hancur, dan pihak berwenang menetapkan penyebab kematiannya adalah cedera otak traumatis akibat hantaman benda tumpul. Ia diperkirakan telah berada di dalam parit tersebut selama delapan hingga 12 jam.
Pejabat Meksiko menahan Butler pada akhir pekan lalu. Llaven Abarca mengatakan tanggung jawab pidananya akan segera dinilai dan pihak jaksa akan menuntut hukuman maksimal 100 tahun penjara atas tindak pembunuhan terhadap wanita (femicide). Anak-anak tersebut sedang dalam proses pemulangan ke Indianapolis bersama dengan jenazah Pendley.
Saudara perempuannya, Maurica Lambert, mengatakan kepada WXIN bahwa pihak keluarga sangat terpukul. "Rasanya ini semua masih tidak nyata," ujarnya. "Dia adalah ibu yang baik. Dia selalu mengutamakan anak-anaknya di atas segalanya."