Universitas Princeton akan kembali menerapkan ujian dengan pengawas mulai 1 Juli

Universitas Princeton akan kembali menghadirkan pengawas manusia untuk ujian mulai 1 Juli guna mengatasi kekhawatiran terkait kecurangan menggunakan alat AI generatif. Langkah ini membatalkan kebijakan berusia 133 tahun yang hanya mengandalkan kode kehormatan tanpa pengawasan. Staf pengajar dan mahasiswa meminta perubahan tersebut setelah survei menunjukkan meningkatnya penyalahgunaan AI pada perangkat pribadi.

Komite Ujian dan Kedudukan universitas memutuskan secara bulat pada bulan April untuk menerapkan kembali pengawasan. Para instruktur kini akan mengawasi ujian dan melaporkan pelanggaran kepada komite kehormatan yang dijalankan oleh mahasiswa. Perubahan kebijakan ini berlaku untuk semua ujian setelah 1 Juli 2026.

Artikel Terkait

Dharmendra Pradhan reviewing NEET-UG 2026 re-exam preparations with officials in a formal meeting.
Gambar dihasilkan oleh AI

Dharmendra Pradhan reviews NEET-UG 2026 re-exam preparations

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Union Education Minister Dharmendra Pradhan reviewed preparations for the NEET-UG 2026 re-examination scheduled for June 21, directing officials to ensure strict security protocols after the paper leak incident.

Universitetskanslersämbetet (UKÄ) reports that suspensions and warnings for cheating rose by three percent from 2024 to 2025, reaching 2,328 students. For the first time, unauthorized use of AI tools became the most common form of cheating, with 851 cases in 2025.

Dilaporkan oleh AI

The Kenya National Examinations Council has denied plans to allow qualified non-teachers to supervise national exams, calling the reports fake.

Ethiopia's Education Assessment and Exams Service is preparing to hold this year's grade 12 university entrance exam at 667 centers across the country.

Dilaporkan oleh AI

The Supreme Court on June 17, 2026, deferred to July the hearing of a plea challenging the National Testing Agency's decision to re-conduct NEET-UG 2026 for nearly 22 lakh candidates.

The University of São Paulo (USP) will introduce quotas for people with disabilities (PcD) in its entrance exam for 2028 entry. A working group with 120 days has been formed to draft policy guidelines. The step aims to comply with state law no. 18.167 from 2025.

Dilaporkan oleh AI

The Hong Kong University of Science and Technology has positioned its Master of Public Management programme to prioritise human judgment over technical skills amid the rise of artificial intelligence.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak