Rusia blokir pembayaran layanan Apple untuk hentikan pembelian VPN

Apple telah menghentikan pemrosesan pembayaran untuk App Store dan layanan media lainnya di Rusia mulai 1 April 2026. Langkah ini menutup celah yang memungkinkan pengguna membeli aplikasi VPN di tengah tindakan keras pemerintah terhadap kebebasan berpendapat secara daring. Langganan dan pembelian yang sudah ada tetap dapat diakses.

Apple memperbarui dokumentasi dukungannya yang menyatakan bahwa, efektif mulai 1 April 2026, tidak ada pembayaran yang dapat diproses untuk pembelian App Store atau Layanan Media Apple lainnya di Rusia. Perubahan ini berdampak pada semua layanan tersebut, meskipun pelanggan iCloud+ akan tetap memiliki akses ke data mereka setelah paket berakhir, dan pembelian sebelumnya bersama dengan sisa saldo Akun Apple tetap dapat digunakan sampai habis, menurut pemberitahuan perusahaan yang dilaporkan oleh 9to5Mac. 9to5Mac pertama kali merinci perubahan kebijakan ini. Pejabat Rusia mengatakan kepada outlet media yang selaras dengan pemerintah, RBC, bahwa pembatasan tersebut bertujuan untuk mencegah pembayaran untuk aplikasi VPN. Reuters melaporkan awal minggu ini bahwa Rusia telah mengintensifkan kampanye mereka terhadap VPN, dengan memblokir 70 persen lebih banyak aplikasi serupa hingga pertengahan Januari dibandingkan akhir tahun lalu, sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengendalikan informasi daring. Hal ini menyusul langkah-langkah lain, termasuk pemblokiran WhatsApp, pembatasan kecepatan Telegram, dan gangguan internet seluler yang terjadi sesekali di Moskow. Tindakan tersebut dilakukan saat konflik Rusia dengan Ukraina memasuki tahun kelima, dengan pihak berwenang berupaya membatasi akses ke konten yang tidak disensor melalui VPN yang mampu melewati berbagai pembatasan.

Artikel Terkait

Illustration depicting Google and Epic executives shaking hands to celebrate antitrust settlement and Fortnite's return to Google Play Store.
Gambar dihasilkan oleh AI

Google dan Epic menyelesaikan kasus antitrust dengan kembalinya Fortnite ke Play Store

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Google telah mencapai kesepakatan dengan Epic Games untuk menyelesaikan sengketa antitrust jangka panjang mereka, membuka jalan bagi kembalinya Fortnite ke Google Play Store di seluruh dunia. Kesepakatan tersebut mencakup pengurangan biaya untuk pengembang dan dukungan untuk toko aplikasi pihak ketiga di Android. Perubahan tersebut dijadwalkan diluncurkan mulai Juni di wilayah tertentu.

Otoritas Iran mengirimkan peringatan SMS kepada warga yang mengelakkan pembatasan internet. Pesan-pesan tersebut menargetkan mereka yang menggunakan VPN atau Starlink untuk mengakses konten web global. Hal ini terjadi di tengah pemadaman internet hampir total di negara tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Larangan baru-baru ini Rusia terhadap Telegram, aplikasi pesan kunci, dilaporkan menghambat komunikasi militernya di Ukraina. Langkah tersebut, yang bertujuan mempromosikan alternatif milik negara, menuai kritik dari tentara yang bergantung pada layanan itu. Dikombinasikan dengan pembatasan akses Starlink, hal itu memengaruhi operasi drone di garis depan.

Proton VPN telah memperkenalkan pembaruan kualitas hidup untuk aplikasi iOS-nya, mengikuti peningkatan serupa pada platform Windows dan Android. Perusahaan berencana memperluas peningkatan ini ke aplikasi Mac dan Linux mereka selanjutnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Proton untuk memperbarui pengalaman pengguna di semua aplikasi VPN-nya.

Dilaporkan oleh AI

The U.S. Supreme Court has refused to hear Apple's appeal in its long-running legal battle with Epic Games. The decision upholds a lower court finding that Apple violated an injunction by limiting third-party payment options on iOS devices.

The External Commission of Brazil's Chamber of Deputies sent a letter to Apple on Thursday (16) requesting legalized betting apps in its virtual stores. The move aims to fight the illegal market and cut frauds. Lawmakers note that bettors prefer apps for such activities.

Dilaporkan oleh AI

Blockchain analytics firm Elliptic has published a report highlighting how several Russia-linked cryptocurrency exchanges continue to facilitate transactions for sanctioned entities. Platforms such as Bitpapa, ABCeX, Rapira, and Aifory Pro enable users to convert rubles into crypto and transfer funds across borders, bypassing traditional banking channels. The findings underscore the role of stablecoins in evading Western sanctions imposed since Russia's 2022 invasion of Ukraine.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak