Newburgh Enlarged City School District telah menyelesaikan gugatan yang diajukan oleh saudara laki-laki Peter Cuacuas, bocah berusia 7 tahun yang meninggal karena kelaparan pada tahun 2021. Gugatan tersebut menuduh distrik dan Temple Hill Academy gagal melaporkan ketidakhadiran berlebih bocah itu dari kelas virtual.
Peter Cuacuas meninggal pada 10 Februari 2021 akibat malnutrisi setelah pengasuhnya, Leticia Bravo, mengurungnya di dalam kamar. Berat badannya hanya 37 pon (sekitar 16,7 kg) saat meninggal dunia. Bravo, yang menjadi pengasuh utamanya sejak September 2020, kini menjalani hukuman penjara 15 tahun atas dakwaan pembunuhan tidak berencana tingkat pertama. Ayah bocah itu, Arturo Cuacuas, menerima hukuman 1,33 hingga 4 tahun penjara atas dakwaan kelalaian kriminal yang menyebabkan kematian.
Gugatan tersebut menyatakan bahwa Peter melewatkan seluruh kelas virtual dari Desember 2020 hingga kematiannya. Gugatan itu mengeklaim bahwa distrik tidak mematuhi persyaratan pelaporan berdasarkan hukum pendidikan New York meskipun terdapat alasan yang cukup untuk mencurigai adanya penelantaran. Pihak berwenang tidak pernah mengirim siapa pun untuk memeriksa kondisi bocah tersebut di 135 William Street, Newburgh.
Penyelesaian hukum tersebut baru-baru ini dikonfirmasi oleh pihak distrik dan pengacara keluarga. Kesepakatan ini tidak mencakup pengakuan kesalahan atau kewajiban hukum apa pun oleh distrik. "Kehilangan seorang anak adalah tragedi yang sangat memengaruhi seluruh komunitas kami," ujar seorang juru bicara distrik.