Ilmuwan mengidentifikasi predator laut raksasa Tylosaurus rex dari fosil di Texas

Sebuah spesies baru reptil laut masif, Tylosaurus rex, telah dideskripsikan dari fosil yang ditemukan di Texas bagian utara. Mosasaurus sepanjang 43 kaki ini hidup sekitar 80 juta tahun yang lalu dan tergolong sebagai salah satu yang terbesar dari jenisnya. Para peneliti mempublikasikan temuan tersebut pada 21 Mei 2026.

Penemuan ini dipimpin oleh para ilmuwan di American Museum of Natural History, Perot Museum of Nature and Science di Dallas, dan Southern Methodist University. Penulis utama Amelia Zietlow mengatakan bahwa fosil-fosil tersebut awalnya salah diidentifikasi sebagai spesies lain sebelum perbandingan mendetail mengungkapkan karakteristik yang berbeda, termasuk ukuran yang lebih besar dan gigi yang bergerigi halus. Spesimen holotipe, yang ditemukan pada tahun 1979 di dekat sebuah waduk di luar Dallas, kini dipamerkan di Perot Museum.

Artikel Terkait

Para peneliti telah mengidentifikasi spesies baru dinosaurus berleher panjang yang masif di Thailand, yang tercatat sebagai yang terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara. Penemuan ini menambah daftar temuan prasejarah yang terus berkembang di wilayah tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti telah mendeskripsikan dinosaurus sauropoda yang sebelumnya tidak diketahui dari fosil yang ditemukan di provinsi Chubut, Argentina. Makhluk yang dinamai Bicharracosaurus dionidei ini mencapai panjang sekitar 20 meter dan hidup sekitar 155 juta tahun yang lalu.

Para peneliti telah menemukan bukti bahwa gurita dari periode Kapur Akhir, sekitar 100 juta tahun yang lalu, tumbuh hingga panjang hampir 20 meter dan berburu sebagai predator puncak. Temuan yang didasarkan pada fosil rahang yang terawetkan dengan baik dari Jepang dan Pulau Vancouver ini menantang pandangan sebelumnya mengenai evolusi awal gurita. Profesor Yasuhiro Iba dari Universitas Hokkaido memimpin studi tersebut, yang dipublikasikan dalam jurnal Science pada 23 April.

Dilaporkan oleh AI

Para ilmuwan telah menemukan lebih dari dua lusin jejak dinosaurus yang berasal dari 132 juta tahun lalu di sebuah singkapan batuan kecil di dekat Knysna, Afrika Selatan. Jejak kaki ini, yang merupakan temuan termuda yang diketahui di Afrika bagian selatan, menunjukkan bahwa dinosaurus bertahan di wilayah tersebut hingga awal Periode Kapur. Penemuan ini menantang celah sebelumnya dalam catatan fosil lokal setelah aliran lava purba.

Para peneliti telah mendeskripsikan spesies buaya yang sebelumnya tidak diketahui, yang hidup berdampingan dengan nenek moyang manusia purba di Etiopia lebih dari 3 juta tahun yang lalu. Hewan yang secara resmi diberi nama Crocodylus lucivenator ini kemungkinan merupakan predator puncak di ekosistemnya.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah fosil ikan yang ditemukan hampir 30 tahun lalu di Pulau Pitt, Selandia Baru, akhirnya berhasil diteliti secara menyeluruh setelah para peneliti menemukan buku catatan lapangan milik sang kolektor yang sempat hilang. Spesimen sepanjang 1,2 meter yang diidentifikasi sebagai predator purba mirip ikan tarpon ini diberi nama Ikawaihere koehleri. Penelitian lengkap tersebut baru saja diterbitkan dalam New Zealand Journal of Geology and Geophysics.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak