Senator memperkenalkan undang-undang PREDICT bipartisan untuk pengawasan air limbah

Para Senator Tim Scott dan Cory Booker telah memperkenalkan undang-undang bipartisan untuk memperluas jaringan pengawasan air limbah nasional. Undang-Undang PREDICT bertujuan mendeteksi wabah penyakit menular lebih dini melalui pemantauan limbah air. Undang-undang tersebut akan meningkatkan hibah CDC dan membuat dasbor nasional untuk pejabat kesehatan masyarakat.

Minggu lalu, Senator Tim Scott (R-SC) dan Cory Booker (D-NJ) memperkenalkan Public Health Response and Emergency Detection through Integrated Wastewater Community Testing Act, yang dikenal sebagai PREDICT Act. Bergabung dengan mereka adalah Senator Maggie Hassan (D-NH), Ted Budd (R-NC), Roger Wicker (R-MS), dan Angus King (I-ME). RUU tersebut bertujuan memperkuat sistem pemantauan yang menganalisis limbah air untuk jejak virus dan bakteri yang dibuang oleh individu terinfeksi di komunitas. Metode ini mendeteksi patogen sebelum gejala muncul atau pada kasus asimtomatik, berfungsi sebagai peringatan dini bagi pejabat kesehatan masyarakat. Pejabat melaporkan bahwa metode tersebut telah mengidentifikasi campak, virus sinktial pernapasan (RSV), influenza A, dan COVID-19, dengan manfaat bersih potensial $1.500 per orang dalam pandemi mendatang. Wabah campak baru-baru ini di wilayah Upstate South Carolina menyoroti kebutuhan akan alat-alat semacam itu. “Pemantauan air limbah memberikan peringatan dini bagi komunitas ketika penyakit menular menyebar,” kata Scott dalam sebuah pernyataan. “Saat South Carolina terus menanggapi wabah campak, jelas bahwa alat deteksi dini sangat kritis untuk melindungi keluarga dan membantu pejabat kesehatan masyarakat merespons cepat terhadap ancaman yang muncul.” Tara Sabo-Attwood, dekan Arnold School of Public Health di University of South Carolina, menyatakan: “Epidemiologi berbasis air limbah adalah alat kuat yang memungkinkan kita mendeteksi ancaman kesehatan masyarakat secara real time — sering kali sebelum kasus klinis atau hasil kesehatan lainnya muncul.” Peneliti di sana berkolaborasi dengan Clemson University, Medical University of South Carolina, dan Claflin University untuk sistem peringatan dini. PREDICT Act mengarahkan Centers for Disease Control and Prevention untuk memberikan hibah kepada departemen kesehatan negara bagian, suku, dan lokal, universitas, nirlaba, serta kemitraan publik-swasta untuk program air limbah. Undang-undang tersebut juga mendanai laboratorium canggih untuk mendeteksi patogen baru dan melacak berbagai penyakit, meningkatkan transparansi data melalui dasbor nasional, serta mewajibkan rencana strategis CDC untuk jaringan bio-surveilans nasional.

Artikel Terkait

RFK Jr. testifies on PREDICT Act for expanded wastewater disease surveillance at Senate Finance Committee hearing.
Gambar dihasilkan oleh AI

RFK Jr. says he will work with senators on PREDICT Act to expand wastewater disease surveillance

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Health and Human Services Secretary Robert F. Kennedy Jr. told the Senate Finance Committee on Wednesday that he would work with lawmakers on the bipartisan PREDICT Act, which would strengthen and expand U.S. wastewater monitoring as an early-warning tool for infectious diseases. He also said the administration’s budget includes $325 million for a “bio threat radar system” intended to integrate with microbial surveillance at wastewater treatment plants.

Residents in Strand, near Cape Town, are facing ongoing sewage leaks that cause foul odours and health concerns. A petition by the group Bays of Sewage — Helderberg highlights risks to public health, recreation, and the local economy. The City of Cape Town maintains that water quality monitoring shows acceptable levels, while critics argue for better real-time alerts.

Dilaporkan oleh AI

The 2025 Green Drop Report shows a rise in critically failing wastewater systems across South Africa to 396, with Johannesburg's rivers contaminated by extremely high E. coli levels. Local officials and experts warn of health risks to people and animals.

The South African Waterless Sanitation Systems Association (SAWSSA) has launched a nationwide drive to promote waterless sanitation systems amid South Africa's ongoing water shortages. SAWSSA president Mahubane Moela described the systems as a necessary step towards sustainability. The initiative targets rural areas and informal settlements where traditional infrastructure is strained.

Dilaporkan oleh AI

The Water Services Regulatory Board (WASREB) has approved tariff increases for water and sewerage services by the Nairobi City Water and Sewerage Company (NCWSC) for the 2025/2026 to 2028/2029 period. The hikes will fund a Ksh2.57 billion investment in smart water meters to reduce non-revenue water from 54 percent to 39 percent by 2028/2029. Low-consumption households will face the sharpest rises, with water charges up to Ksh23 per cubic meter and sewerage up to Ksh15.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak