Epa berencana alihkan pengawasan limbah batu bara ke pemerintah negara bagian

Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) berencana mengalihkan pengawasan kolam limbah batu bara beracun kepada regulator negara bagian di bawah pemerintahan Trump. Perubahan ini akan memperluas wewenang yang telah dimiliki oleh lima negara bagian dan berpotensi melemahkan perlindungan federal yang ditetapkan pada tahun 2015. Para kritikus memperingatkan bahwa berkurangnya pendanaan negara bagian dapat membuat masyarakat rentan terhadap kontaminasi air tanah.

Laguna besar tanpa pelapis yang berisi limbah batu bara terletak di sepanjang sungai di Georgia dan negara bagian lainnya, yang memungkinkan logam berat seperti arsenik dan merkuri meresap ke dalam air tanah. Peraturan era Obama mewajibkan pemantauan dan pembersihan, namun celah hukum membuat banyak lokasi yang tidak aktif menjadi tidak teregulasi. Pada bulan April, EPA mengusulkan untuk mengecualikan area pembuangan yang lebih lama dan memberikan fleksibilitas lebih kepada negara bagian dalam rencana pemantauan.

Artikel Terkait

The Trump administration is distributing billions in federal funding for clean drinking water while framing the effort as part of the Make America Healthy Again initiative. The money stems from a 2021 law passed under the previous administration.

Dilaporkan oleh AI

President Donald Trump announced on Thursday that he is directing 700 million dollars in grants to coal facilities across the United States using the Defense Production Act. The move includes support for existing plants and two new facilities in Alaska and West Virginia.

The Trump administration has asked a federal court to throw out a Clean Air Act lawsuit against Elon Musk’s xAI over unpermitted gas turbines powering its data center in Mississippi.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak