EPA building with stamped 'RESCINDED' document on 2009 GHG finding, gavel for legal battles, and highway traffic, depicting regulatory rollback.
Gambar dihasilkan oleh AI

EPA menyelesaikan pencabutan temuan bahaya gas rumah kaca 2009 untuk kendaraan bermotor, memicu pertarungan hukum besar

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Badan Perlindungan Lingkungan telah memfinalisasi aturan yang mencabut temuan tahun 2009 bahwa gas rumah kaca dari kendaraan bermotor baru membahayakan kesehatan dan kesejahteraan publik, langkah yang menurut badan tersebut menghilangkan wewenangnya berdasarkan Undang-Undang Udara Bersih untuk menetapkan standar gas rumah kaca untuk mobil dan truk. Tindakan ini—berdasarkan interpretasi hukum baru dan doktrin 'pertanyaan besar' Mahkamah Agung—menuai kritik tajam dari Demokrat serta pakar hukum dan ilmiah, dan diharapkan menghadapi tantangan pengadilan.

Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) berencana mengalihkan pengawasan kolam limbah batu bara beracun kepada regulator negara bagian di bawah pemerintahan Trump. Perubahan ini akan memperluas wewenang yang telah dimiliki oleh lima negara bagian dan berpotensi melemahkan perlindungan federal yang ditetapkan pada tahun 2015. Para kritikus memperingatkan bahwa berkurangnya pendanaan negara bagian dapat membuat masyarakat rentan terhadap kontaminasi air tanah.

Dilaporkan oleh AI

Menyusul 'Deklarasi Pembangkangan EPA' pada musim semi 2025 oleh lebih dari 140 pegawai karier yang menentang perubahan kebijakan di bawah pemerintahan Trump, Administrator Lee Zeldin menempatkan 144 penanda tangan tersebut pada cuti administratif dengan gaji. Sebuah artikel The New Yorker mempertanyakan kelangsungan EPA di bawah kepemimpinannya, yang memicu bantahan dari Heartland Institute yang membela tindakan tersebut sebagai respons yang ringan.

Badan Perlindungan Lingkungan AS telah mengusulkan untuk menghapus Program Pelaporan Gas Rumah Kaca, yang mengharuskan emiten besar melaporkan data emisi. Langkah ini, bagian dari pembatalan yang lebih luas di bawah pemerintahan Trump, menimbulkan kekhawatiran tentang pelacakan emisi nasional dan pembentukan kebijakan iklim. Pakar iklim dan LSM memperingatkan bahwa meskipun ada alternatif, mereka tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran sistem federal.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak