Mark Heilman dari SePRO membahas polusi fosfor di perairan

Dr. Mark Heilman, wakil presiden restorasi lingkungan di SePRO, menyoroti bagaimana fosfor dari perawatan rumput berkontribusi pada mekarnya alga berbahaya di danau dan sungai AS. Dalam episode podcast, ia berbagi kesuksesan dalam memulihkan air tercemar dan menekankan pentingnya pencegahan daripada remediasi. Diskusi mencakup spesies invasif dan dampak iklim terhadap kualitas air.

Setiap musim panas, mekarnya alga mengubah danau-danau tercinta di AS menjadi beracun, seperti yang terlihat di Danau Erie di mana setengah juta orang di Toledo kehilangan air minum, dan pasang merah Florida yang menyebabkan kerugian miliaran dalam pariwisata. Dr. Mark Heilman, dengan dua dekade di SePRO, telah membantu memulihkan 1,4 juta hektar danau dan lahan basah tercemar di Amerika Utara. Di Danau Moses di Washington, upaya timnya mencapai pengurangan 42% pada tingkat fosfor berbahaya, melindungi pendapatan pariwisata tahunan senilai $300 juta. Fosfor dari pupuk dan aliran air memicu pertumbuhan alga, yang disamakan Heilman dengan Miracle-Gro, menyebabkan mekar yang menguras oksigen, merusak kehidupan akuatik, dan melepaskan racun yang menyebabkan kerusakan hati, masalah neurologis, dan kematian. Laporan Badan Perlindungan Lingkungan AS menunjukkan peningkatan jumlah danau dengan kualitas air buruk dan mekar alga berbahaya yang lebih sering dan intens. Bahkan perawatan rumput rutin berperan: sebushel kliping rumput membawa sekitar sepersepuluh pon fosfor—setara dengan satu kotak pupuk Miracle-Gro—dan dapat menghasilkan hingga 50 pon alga di perairan. Pemulihan air yang terkena memerlukan pendekatan bedah terhadap ekosistem, melibatkan penilaian kualitas air, keterlibatan masyarakat, dan program multi-tahun. Krisis iklim memperburuk masalah, dengan suhu yang lebih hangat yang mempromosikan cyanobacteria. Spesies invasif seperti hydrilla, yang digambarkan sebagai 'spesialis gangguan', berkembang biak dalam perubahan ini dan mengalahkan spesies asli. Heilman menekankan pencegahan: 'Lebih mudah mencegah, membutuhkan sumber daya dan investasi yang lebih sedikit untuk mencegahnya daripada mencoba menyelesaikannya setelah masalah ini ada di lingkungan.' Episode tersebut, yang tayang perdana pada 15 September 2025, tersedia dengan transkrip di Earth911.

Artikel Terkait

Aerial view of the Baltic Sea with toxic blue-green algae blooms.
Gambar dihasilkan oleh AI

Toxic algae spread in the Baltic Sea

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Toxic blue-green algae have been detected across large parts of the Baltic Sea. The occurrence is normal for the season according to SMHI.

New research from the University of Notre Dame shows how PFAS chemicals move through the Great Lakes ecosystem and into people. The peer-reviewed study, published this spring, analyzed 42 years of data from nearly 2,500 samples across the food web.

Dilaporkan oleh AI

The Lincoln Memorial Reflecting Pool in Washington, D.C., has turned green with algae just weeks after its bottom was repainted American flag blue and refilled under the Trump administration.

New research shows that goldfish released into the wild can trigger major changes in lake environments. The peer-reviewed study highlights risks to water quality and native species. Researchers urge pet owners to avoid releasing aquarium fish.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

President Donald Trump said on Truth Social that vandals slashed the Lincoln Memorial Reflecting Pool’s new lining and poured corrosive chemicals into the water, claiming multiple arrests. As of this weekend, authorities had not publicly confirmed arrests tied to the alleged sabotage, while experts and reporting have attributed the pool’s green water to an algae bloom.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak