Episode baru podcast What Next milik Slate membahas potensi lonjakan Demokrat di pemilu midterm 2026 di tengah masa jabatan kedua Donald Trump. Dipandu Mary Harris, diskusi ini mempertanyakan apakah Demokrat bisa meraih keuntungan bersejarah meskipun tren historis menguntungkan partai oposisi.
Episode berjudul 'Midterms: Seberapa banyak yang bisa dimenangkan Demokrat?', tayang pada 13 Januari 2026. Episode dimulai dengan menyebut North Carolina sebagai medan pertempuran kunci, menunjukkan peluang terobosan bagi Demokrat. Dalam catatan, podcast menyoroti tema utama: pemilu midterm biasanya merugikan partai presiden. Dengan masa jabatan kedua Trump berjalan, acara ini bertanya apakah Demokrat bisa menentang pola ini dan mencapai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tamu David Faris, profesor politik di Roosevelt University dan kontributor Slate, bergabung dengan pembawa acara Mary Harris untuk membahas prospek ini. Mary Harris, yang mengelola What Next dan pernah melapor untuk NPR, Marketplace, serta WNYC, memimpin podcast berita harian yang bertujuan memahami berita utama yang membingungkan. Episode ini mendorong pendengar untuk mengelola ekspektasi terhadap pemilu midterm sambil mempertimbangkan dinamika politik yang lebih luas. Diproduksi oleh Elena Schwartz, Paige Osburn, Anna Phillips, Madeline Ducharme, dan Rob Gunther, podcast ini bagian dari upaya Slate menyediakan wawasan harian ringkas. Pelanggan Slate Plus mendapatkan akses bebas iklan ke semua acara Slate.