Republikan menaikkan alarm atas prospek pemilu paruh waktu 2026

Para Republikan menyatakan kekhawatiran yang semakin besar tentang pemilu paruh waktu 2026 setelah pergeseran dalam pemilu khusus baru-baru ini dan data jajak pendapat yang tidak menguntungkan. Perlombaan khusus di basis kuat Republikan tradisional seperti Texas, Mississippi, dan Georgia cenderung ke arah Demokrat, menandakan kerentanan potensial. Prediksi pasar dan survei menunjukkan Demokrat bisa merebut kembali kendali DPR dan Senat.

Kekhawatiran di dalam Partai Republikan berpusat pada indikator awal dari perkembangan pasca-pemilu 2024. Dalam perlombaan Senat negara bagian Texas, distrik yang dimenangkan Donald Trump dengan selisih 17 poin pada 2024 bergeser 14 poin ke arah Demokrat, menghasilkan pergeseran 31 poin. Tren serupa muncul dalam pemilu khusus di daerah merah tua di Texas, Mississippi, dan Georgia, di mana hasilnya condong ke Demokrat. Pasar taruhan mencerminkan pesimisme bagi Republikan: 63% memprediksi GOP akan mempertahankan Senat, sementara 37% meramalkan pengambilalihan Demokrat—peluang paling tidak menguntungkan bagi Republikan dalam siklus ini. Untuk DPR, 78% peserta pasar mengharapkan Demokrat memenangkan kendali, dengan hanya 22% mendukung retensi Republikan. Survei Harvard-Harris menegaskan tantangan ini, menunjukkan Demokrat unggul 4 poin pada surat suara kongres generik. Perlombaan Senat menimbulkan risiko khusus bagi Republikan. Di Maine, petahana Susan Collins kini dianggap underdog menurut pasar taruhan. Kursi North Carolina, yang ditinggalkan Thom Tillis, miring ke Demokrat, dan di Ohio, Demokrat Sherrod Brown difavoritkan untuk merebut kembali posisinya. Kursi kompetitif lainnya termasuk Alaska, Iowa, dan Texas, di mana Demokrat bisa mencetak kemenangan di tahun sulit, berpotensi mencapai 50 kursi Senat. Persepsi ekonomi menawarkan harapan bagi Republikan tetapi menyoroti kesenjangan komunikasi. Survei Harvard-Harris menemukan 56% orang Amerika percaya ekonomi menyusut, meskipun tidak demikian, dan 66% berpikir inflasi melebihi 3%, yang tidak akurat. Hanya 38% yang melihat ekonomi di jalur yang benar, dengan pendapat terbagi rata tentang kekuatannya. Kebijakan imigrasi Trump tetap menjadi poin kuat, dengan 51% menyetujui responsnya terhadap protes anti-ICE dan 73% mendukung deportasi imigran ilegal kriminal. Kepala perbatasan Tom Homan baru-baru ini memberi tahu pejabat Minneapolis, “Berikan kami penjahat Anda,” fokus pada target prioritas tinggi. Namun, retorika lebih luas tentang deportasi massal menuai kritik karena hubungan masyarakat yang buruk, karena 67% menentang kebijakan kota suaka dan 60% menuduh Demokrat mendorong perlawanan terhadap penegakan imigrasi. Strategi Demokrat di kota-kota seperti Minneapolis bertujuan untuk melawan keunggulan imigrasi Trump, menggambarkan penegakan sebagai tidak diskriminatif. Republikan mendesak pesan yang lebih baik tentang tarif dan suku bunga untuk mengatasi kecemasan ekonomi terkait ketakutan inflasi.

Artikel Terkait

Illustration of the difficult Democratic path in the 2026 Senate elections on a US map.
Gambar dihasilkan oleh AI

Jalan Partai Demokrat menuju Senat 2026 menghadapi peta yang sulit, meski terdapat beberapa target perolehan kursi yang masuk akal

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Partai Demokrat melihat adanya peluang di sejumlah kursi yang dipegang Partai Republik pada tahun 2026, namun perhitungan matematis di Senat menunjukkan bahwa kemenangan di beberapa wilayah mungkin belum cukup untuk meraih mayoritas pemerintahan.

Dengan waktu yang tersisa sedikit lebih dari lima bulan menuju pemilihan umum November 2026, para pembicara Partai Republik di Iowa mempromosikan apa yang mereka sebut sebagai kemenangan kebijakan di bawah Presiden Donald Trump, sembari berpendapat bahwa usulan Partai Demokrat akan meningkatkan biaya hidup. Menurut laporan NPR dari Iowa, narasi ini muncul saat Partai Republik juga menghadapi kekhawatiran pemilih mengenai kenaikan harga BBM dan perang AS yang tidak populer di Iran.

Dilaporkan oleh AI

With 129 days left until the US midterm elections that will renew the House of Representatives and a third of the Senate.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak