Studi kaitkan ritual hujan dengan pola cuaca lokal

Penelitian menunjukkan bahwa upacara memanggil hujan tampak lebih umum dan efektif di wilayah di mana musim kemarau meningkatkan peluang terjadinya presipitasi. Analisis terhadap kebiasaan di 1.290 kelompok etnis mendukung pola ini.

Ekonom José-Antonio Espín-Sánchez dari Yale University memimpin studi tersebut, yang diterbitkan dalam Quarterly Journal of Economics. Timnya mencocokkan laporan sejarah tentang ritual dengan catatan iklim yang mendetail. Kelompok di wilayah di mana probabilitas hujan meningkat setelah hari-hari kering menunjukkan tingkat praktik kebiasaan tersebut sebesar 44 persen, dibandingkan dengan 30 persen di wilayah lain. Contohnya termasuk praktik memanggil naga di Tiongkok sekitar tahun 1000 Masehi dan tujuh abad doa Katolik khusus di Murcia, Spanyol. Studi tersebut mencatat bahwa ritual yang dijadwalkan menjelang akhir musim kemarau atau diikuti oleh upacara berulang mendapatkan keberhasilan semu dari siklus alami. Pakar independen Simon Papalexiou dan Kevin Hong mendeskripsikan mekanisme statistik tersebut sebagai sesuatu yang masuk akal. Mereka menunjuk pada ketergantungan durasi yang sebenarnya dan waktu musiman sebagai faktor yang dapat memperkuat kepercayaan pada ritual tersebut. Espín-Sánchez juga memodelkan bagaimana para pemimpin yang menjadwalkan upacara tepat sebelum hujan turun lebih mungkin untuk mempertahankan pengaruhnya, yang membantu praktik semacam itu tetap bertahan.

Artikel Terkait

Dramatic rainstorm during the Mexican monsoon in northwest Mexico
Gambar dihasilkan oleh AI

Mexican monsoon begins July 13 and will bring rains to northwest

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Mexican monsoon began on Monday, July 13, and will end in September, the National Water Commission reported.

Scientists analyzing sediments from a lake near the ancient Maya city of Itzan in Guatemala found no signs of drought during the period of population decline around 800-900 CE. The study suggests the collapse resulted from interconnected regional crises rather than local climate failure. Itzan maintained stable rainfall while neighboring areas suffered droughts.

Dilaporkan oleh AI

Officials in Ethiopia's Amhara region have called for intensified focus on development, governance and technology initiatives during the rainy season.

The rainy season has arrived in the Kanto-Koshin region, including the Tokyo metropolitan area, at about the average time of year.

Dilaporkan oleh AI

The Ethiopian Meteorology Institute said light to heavy rain is expected in several parts of the country over the next ten days.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak