Kekeringan jelaskan alasan ditinggalkannya situs bison kuno di Montana

Sebuah studi telah memecahkan misteri mengapa pemburu penduduk asli berhenti menggunakan situs Bergstrom di Montana tengah sekitar 1.100 tahun yang lalu, meskipun terdapat banyak bison di area tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa kekeringan parah yang berulang mengurangi ketersediaan air di anak sungai kecil terdekat yang diperlukan untuk memproses hewan dalam jumlah besar. Situs tersebut telah digunakan secara berkala selama sekitar 700 tahun sebelum akhirnya ditinggalkan.

Dr. John Wendt, penulis utama dari New Mexico State University, mengatakan para pemburu berhenti menggunakan lokasi tersebut karena tekanan lingkungan dan pergeseran tekanan sosial. Populasi bison tetap melimpah, vegetasi tidak berubah, dan aktivitas kebakaran tidak menunjukkan perubahan besar.

Studi yang diterbitkan dalam Frontiers in Conservation Science ini menggabungkan penggalian, analisis sedimen, dan rekonstruksi iklim. Studi tersebut mencatat bahwa kelompok pemburu beralih ke operasi terkoordinasi yang lebih besar yang membutuhkan air yang dapat diandalkan serta sumber daya lainnya.

Wendt menambahkan bahwa kesuksesan jangka panjang bergantung pada adaptasi strategi lintas generasi sebagai respons terhadap ketidakstabilan iklim.

Artikel Terkait

Scientists analyzing sediments from a lake near the ancient Maya city of Itzan in Guatemala found no signs of drought during the period of population decline around 800-900 CE. The study suggests the collapse resulted from interconnected regional crises rather than local climate failure. Itzan maintained stable rainfall while neighboring areas suffered droughts.

Dilaporkan oleh AI

Researchers at the University of Hawaiʻi at Mānoa have found no evidence that Indigenous Hawaiians hunted native waterbirds to extinction, challenging a 50-year-old belief. The study, published in Ecosphere, attributes declines to climate change, invasive species, and land-use shifts. It highlights the role of traditional stewardship in bird conservation.

Research from Nelson Mandela University reveals that fences around game reserves both conserve biodiversity and influence species behaviour. Dr. Gert Botha's PhD study analysed camera trap data from multiple parks. The findings highlight the ecological impact of fences, roads and artificial waterholes.

Dilaporkan oleh AI

New genetic analysis reveals close interactions between Europe's early farmers and hunter-gatherers, with women driving the spread of farming in northwestern regions. Later migrations reshaped populations as far as Britain.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak