Analisis baru terhadap jutaan galaksi menunjukkan bahwa alam semesta mungkin tidak terlihat sama ke segala arah pada skala yang paling luas. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature ini dapat mendorong para ilmuwan untuk meninjau kembali asumsi dasar dalam kosmologi.
Para peneliti memeriksa data dari 47 juta galaksi dan mengidentifikasi pola dalam jaring kosmik yang bertahan di jarak yang sangat jauh. Pola-pola ini menunjukkan adanya perbedaan arah yang bertentangan dengan gagasan tentang keseragaman pada skala pengamatan terbesar.
Studi ini menyoroti bukti bahwa alam semesta mungkin berperilaku berbeda tergantung pada arah pengamatan. Hasil semacam itu menantang salah satu pilar fundamental kosmologi modern.
Investigasi lebih lanjut akan diperlukan untuk mengonfirmasi skala dan implikasi dari pola-pola tersebut.