Mahkamah Agung Texas pekan lalu mengizinkan Soren Aldaco untuk melanjutkan gugatan malapraktik medis terhadap mantan terapisnya dan Three Oaks Counseling. Keputusan bulat tersebut membahas tentang batas kedaluwarsa gugatan untuk kasus yang melibatkan anak di bawah umur yang menjalani prosedur transisi gender.
Aldaco menuduh para tergugat melanggar kewajiban fidusia mereka melalui intervensi medis yang mengakibatkan cacat permanen dan trauma psikologis yang mendalam. Ia menuntut ganti rugi lebih dari $1 juta.
Pengadilan memutuskan bahwa batas kedaluwarsa dapat diperpanjang dalam situasi di mana seorang anak di bawah umur ditempatkan pada jalur transisi medis. Aldaco mulai mengidentifikasi dirinya sebagai transgender sekitar usia 11 tahun, memulai terapi penggantian hormon pada usia 17 tahun, dan menjalani operasi pengangkatan payudara pada usia 19 tahun.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin, Aldaco mengatakan bahwa putusan tersebut berarti penyedia layanan tidak dapat menggunakan batas kedaluwarsa untuk menghindari pertanggungjawaban. Ia menggambarkan keputusan tersebut sebagai momen penting yang akan memengaruhi kasus-kasus di seluruh negeri.
Putusan tersebut menyusul vonis terpisah di New York pada bulan Januari, di mana Fox Varian menerima $2 juta dalam kasus yang melibatkan pengangkatan payudara pada usia 16 tahun.