Trump menandatangani perintah eksekutif menarik AS dari 66 organisasi internasional

Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menarik Amerika Serikat dari 66 organisasi internasional, banyak di antaranya berfokus pada isu iklim dan gender. Langkah ini mengikuti tinjauan yang diperintahkan Trump pada Februari dan menargetkan kelompok-kelompok yang dianggap merugikan kepentingan Amerika oleh pemerintahan. Pejabat menekankan prioritas kedaulatan AS dan prioritas ekonomi.

Pada hari Rabu, Presiden Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mengarahkan penarikan Amerika Serikat dari 66 organisasi internasional. Tindakan ini mencakup badan-badan terkemuka seperti Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim dan Kompak Energi Bebas Karbon 24/7, serta Dana Iklim Hijau yang mendukung inisiatif iklim di negara-negara berkembang. Keputusan ini berasal dari tinjauan komprehensif terhadap keterlibatan AS dalam entitas global, yang dimulai oleh Trump pada Februari. Menurut Departemen Luar Negeri, organisasi yang dipilih diidentifikasi sebagai boros, tidak efektif, dan merugikan kepentingan Amerika. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan, “Penarikan ini menepati janji kunci yang dibuat Presiden Trump kepada rakyat Amerika — kami akan berhenti mensubsidi birokrat globalis yang bertindak melawan kepentingan kami.” Ia menambahkan, “Administrasi Trump akan selalu mengutamakan Amerika dan rakyat Amerika.” Menteri Keuangan Scott Bessent menyoroti keluarnya dari Dana Iklim Hijau, dengan mengatakan, “Negara kami tidak akan lagi mendanai organisasi radikal seperti GCF yang tujuannya bertentangan dengan fakta bahwa energi terjangkau dan andal adalah dasar pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kemiskinan.” Pendukung kebijakan ini, termasuk Jason Isaac, CEO American Energy Institute, memuji langkah tersebut sebagai koreksi yang memulihkan kedaulatan dan keamanan energi Amerika. Isaac berkomentar, “Menarik diri dari organisasi internasional yang merusak kepentingan AS membebaskan negara kami dari birokrasi global yang tidak terpilih yang telah menggunakan agenda iklim dan ESG untuk melemahkan industri Amerika dan menaikkan biaya bagi keluarga.” Organisasi tambahan yang terkena dampak termasuk Entitas PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan, Komisi Kerja Sama Lingkungan, Forum Global tentang Migrasi dan Pembangunan, Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim, dan Aliansi Matahari Internasional. Gedung Putih menyatakan bahwa proses tinjauan berlanjut. Ini mengikuti penarikan AS sebelumnya di bawah Trump dari entitas seperti Organisasi Kesehatan Dunia dan Dewan Hak Asasi Manusia PBB. Departemen Luar Negeri menegaskan, “Kami menolak inersia dan ideologi demi kebijaksanaan dan tujuan. Kami mencari kerja sama di mana itu menguntungkan rakyat kami dan akan teguh di mana tidak.”

Artikel Terkait

News illustration depicting Trump announcing US troop withdrawal from Germany amid tensions with Chancellor Merz over Iran.
Gambar dihasilkan oleh AI

Trump orders withdrawal of 5,000 US troops from Germany amid Trump-Merz clash over Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

President Donald Trump, via Defense Secretary Pete Hegseth, has ordered the withdrawal of approximately 5,000 U.S. troops from Germany due to European allies' insufficient support for U.S. operations against Iran, including reopening the Strait of Hormuz. Pentagon spokesman Sean Parnell announced the move follows a force posture review and will occur over six to twelve months, primarily affecting a brigade combat team and halting a planned long-range fires battalion deployment. The decision fulfills prior threats and escalates tensions with German Chancellor Friedrich Merz over Iran's nuclear ambitions and the ongoing conflict.

The Trump administration has opposed several international efforts to address climate change, including a proposed carbon tax on shipping emissions, a plastics production treaty, a UN resolution from Vanuatu, and IEA energy forecasts. These actions involved withdrawing from negotiations, issuing threats, and pressuring diplomatic partners. While some efforts faced delays, global renewable investments reached $2.3 trillion last year.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

President Donald Trump’s second term has been marked by a burst of foreign-policy activity, culminating in a U.S.-led war with Iran that has rattled energy markets and intensified debate at home about whether the White House is neglecting domestic priorities. Recent polling has shown significant shares of Americans saying Trump spends too much time on international matters despite his “America First” positioning.

The Justice Department has reversed its course and vowed to appeal a decision involving four major law firms. These firms had challenged President Trump's punitive executive orders. The move comes after an initial effort to abandon the appeal was withdrawn.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak