Tunisia's team left without coach six months before 2026 World Cup

Tunisia's federation announced the departure of its national team coach just before the 2026 World Cup, making it the first qualified side without a head coach. The news was revealed through an official statement. They are now urgently seeking a replacement six months before the tournament starts.

Tunisia, already qualified for the 2026 World Cup, faces a crisis in its preparations after losing its national team head coach at a critical time. The federation issued a statement announcing the coach's departure, leaving the team without leadership six months before the tournament begins.

This is the first qualified side to be without a head coach in this cycle, according to reports. The urgency to find a replacement is clear, given the short time left before the World Cup in the United States, Canada, and Mexico. Reasons for the departure were not specified, but the announcement emphasizes the immediate need to stabilize the bench.

The Tunisian team had secured its spot early, but this vacancy could impact its strategy. The federation has not named candidates, focusing on a quick decision.

Artikel Terkait

Ivory Coast coach Emerse Fae expresses concern at press conference over US visa bans barring 2026 World Cup fans, with imagery of empty stadiums and boycott calls.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pelatih Piala Dunia angkat alarm soal larangan visa AS saat seruan boikot menguat

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Reaksi terhadap pembatasan visa AS yang memengaruhi penggemar Piala Dunia 2026 semakin intens, dengan pelatih Pantai Gading Emerse Fae menyayangkan potensi absennya suporter dan seruan untuk mencabut hak tuan rumah AS meningkat di tengah saran boikot.

As the Africa Cup of Nations (Afcon) 2025 approaches in Morocco, Fifa has postponed the release of overseas-based players to December 15, leaving national teams with limited preparation time. Bafana Bafana coach Hugo Broos has voiced strong disapproval, calling it disrespectful to the tournament. This decision exacerbates long-standing tensions between European clubs and African national teams.

Dilaporkan oleh AI

Reaksi terhadap keputusan Confederation of African Football untuk memindahkan Africa Cup of Nations menjadi setiap empat tahun setelah 2028 beragam, dengan pelatih menyesalkan hilangnya otonomi di tengah tekanan klub Eropa dan FIFA, sementara beberapa melihat sisi positif. Liga Bangsa-Bangsa Afrika tahunan akan diluncurkan pada 2029 untuk mengisi celah bienial.

Piala Afrika 2025 di Maroko telah menyaksikan gelombang pertama eliminasi setelah fase grup. Botswana menjadi tim pertama yang tersingkir, diikuti Guinea Ekuatorial, Gabon, dan Komoro. Hanya dua tim teratas per grup dan empat tim peringkat tiga terbaik yang lolos ke babak gugur.

Dilaporkan oleh AI

Ribuan penggemar telah membatalkan permohonan tiket untuk Piala Dunia FIFA 2026 di tengah kekhawatiran yang meningkat tentang kebijakan luar negeri AS dan isu keamanan domestik. Kampanye media sosial dan mosi politik mendesak boikot, mendorong FIFA mengadakan pertemuan darurat. Turnamen yang dityelenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menghadapi gangguan potensial menjelang tanggal mulai 11 Juni.

Laporan menunjukkan bahwa Maroko adalah kandidat terdepan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Antarklub FIFA 2029, dengan dukungan internal yang kuat dalam organisasi tersebut. Turnamen yang diperluas ini, menyusul edisi 2025 yang dimenangkan Chelsea di Amerika Serikat, bisa menjadi uji coba untuk peran Maroko dalam Piala Dunia 2030. Belum ada keputusan resmi yang diumumkan.

Dilaporkan oleh AI

Setelah serangan militer AS terhadap Venezuela minggu lalu—yang menangkap Presiden Nicolás Maduro—Piala Dunia FIFA 2026 menghadapi pengawasan etis yang lebih ketat sebagai negara tuan rumah utama. Hadiah perdamaian terbaru dari FIFA kepada Presiden Donald Trump, yang diberikan di tengah hubungan dekat dengan organisasi tersebut, memperkuat kekhawatiran atas netralitas politik hanya beberapa bulan sebelum turnamen dimulai di 16 kota Amerika Utara.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak