Polisi Pattaya telah menangkap dua pria Thailand terkait perampokan di rumah mewah tempat jam tangan bernilai tinggi dicuri. Insiden tersebut terjadi pada 2 Maret, dengan tersangka ditangkap pada 9 Maret setelah penyelidikan dibantu CCTV. Barang curian, termasuk Patek Philippe dan Rolex, bernilai lebih dari 6,4 juta baht.
Pada 2 Maret 2026, terjadi perampokan di kediaman mewah di kawasan Phra Tamnak, Pattaya. Pemilik rumah, Natthaporn berusia 30 tahun, bersama suami asingnya dan putri mereka, melaporkan pencurian kepada pihak berwenang. Dua penyusup yang mengenakan penutup wajah diduga memanjat tembok untuk masuk ke properti dan kabur membawa beberapa barang berharga. Di antara barang curian ada jam tangan Patek Philippe senilai sekitar 6 juta baht dan Rolex senilai 400.000 baht, sehingga total kerugian diperkirakan lebih dari 6,4 juta baht. Polisi Kota Pattaya merespons dengan memeriksa lokasi kejadian dan meninjau rekaman CCTV di sekitar. Bukti ini mengarah pada kendaraan mencurigakan yang digunakan dalam kejahatan dan pelarian, serta pakaian yang cocok dengan deskripsi tersangka. Penyelidikan membawa petugas ke sebuah rumah di Nong Prue, Bang Lamung, Chon Buri, di mana mereka menangkap Kritsaphong berusia 26 tahun dan Nakarin berusia 28 tahun pada 9 Maret 2026. Saat diinterogasi, kedua pria tersebut mengaku melakukan perampokan dan mengakui menjual jam tangan untuk membiayai pengeluaran pribadi. Rolex dijual di Bangkok seharga 55.000 baht, sementara Patek Philippe laku 110.000 baht di toko barang bekas di Pattaya. Polisi berhasil mengambil Patek Philippe dari toko tersebut, yang kini sedang menjalani prosedur penyitaan resmi untuk dikembalikan ke pemilik. Tersangka dibawa kembali ke lokasi kejadian untuk merekonstruksi kejahatan. Mereka menghadapi dakwaan pencurian secara bersama di tempat tinggal pada malam hari dan telah diserahkan ke penyidik untuk langkah hukum selanjutnya.