Jumlah permohonan suaka di Inggris turun 4 persen menjadi 100.625 pada 2025, meskipun masih lebih dari dua kali lipat level pra-pandemi. Penyeberangan perahu kecil melintasi Selat Inggris naik 13 persen menjadi 45.774, menyumbang 41 persen dari semua permohonan, dengan warga Eritrea sebagai kewarganegaraan paling umum. Data Home Office juga menunjukkan penurunan visa kerja dan pelajar serta perubahan akomodasi migran.
Pada 2025, Inggris mencatat 100.625 orang mengajukan suaka, menandai penurunan 4 persen dari tahun sebelumnya, menurut data Home Office. Meskipun turun, angka ini masih lebih dari dua kali lipat dibandingkan level sebelum pandemi. n nKedatangan perahu kecil berkontribusi secara signifikan, meningkat 13 persen dari tahun ke tahun menjadi 45.774. Penyeberangan ini menyumbang 41 persen dari total permohonan suaka, dengan warga Eritrea menduduki peringkat teratas dalam kedatangan. Data menyoroti bahwa perahu karet yang digunakan untuk penyeberangan Selat ini kini membawa rata-rata 71 orang bahkan selama bulan-bulan musim dingin. n nTren imigrasi yang lebih luas menunjukkan penurunan pada kategori visa lainnya. Visa kerja untuk warga asing turun 19 persen, sebagian besar disebabkan oleh persyaratan yang lebih ketat untuk peran kesehatan dan perawatan. Visa pelajar menurun 3 persen. n nAkomodasi untuk migran juga bergeser. Jumlah yang ditampung di hotel turun 19 persen menjadi 30.657, sementara yang di akomodasi kontingensi Home Office lainnya naik sedikit 2 persen menjadi 72.769. n nStatistik ini, yang dirilis oleh Home Office, memberikan gambaran tentang pola imigrasi di tengah perdebatan berkelanjutan mengenai kebijakan perbatasan. Kenaikan penggunaan perahu kecil menggarisbawahi tantangan dalam mengelola rute migrasi tidak teratur.