Sopir truk Utah dijatuhi hukuman penjara akibat kecelakaan buldoser

Seorang pengemudi truk derek di Utah menerima hukuman penjara selama empat hingga 23 tahun atas kecelakaan yang menewaskan seorang ayah dan putrinya yang berusia 16 tahun. Michael John Love gagal mengamankan buldoser di atas trailer miliknya dengan benar, yang kemudian terguling dan menghancurkan kendaraan para korban.

Michael John Love dijatuhi hukuman pada hari Jumat setelah mengaku bersalah atas dakwaan termasuk penyerangan berat dan kelalaian yang menyebabkan kematian. Kecelakaan pada Juli 2024 tersebut terjadi di SR-39 di Ogden Canyon ketika buldoser terlepas dari trailer bak datar milik Love dan menimpa sebuah pikap GMC yang dikemudikan oleh Richard Hendrickson, CEO Lifetime Products. Hendrickson dan putrinya, Sally, tewas di tempat kejadian, sementara istrinya dan seorang anak lainnya mengalami luka-luka.

Artikel Terkait

A former corrections officer in Washington state received a light sentence after pleading guilty to vehicular assault for driving over his ex-girlfriend's head with his truck during a January 2025 incident.

Dilaporkan oleh AI

A 28-year-old Las Vegas man received a sentence of 16 to 40 years in prison for a September 2025 crash caused by driving under the influence. The incident injured a pregnant woman and her young son, resulting in the death of the unborn child.

A 33-year-old Minnesota man has been charged with second-degree manslaughter after his girlfriend died following a vehicle crash on May 2. Allen Michael Alberts is accused of delaying medical help for 40-year-old Nichole Shoultz while violating a no-contact order.

Dilaporkan oleh AI

A 37-year-old man has been sentenced to four to 12 years in prison after pleading guilty to failing to stop at the scene of a crash that killed a pedestrian in Las Vegas last year. The incident occurred on the Las Vegas Strip in the early morning hours.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak