Pria Hawaii divonis tujuh tahun penjara karena penganiayaan akibat kemarahan di jalan

Seorang pria berusia 39 tahun telah dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara atas serangan kemarahan di jalan terhadap seorang ibu dan putri remajanya di Honolulu. Nathaniel Radimak menyatakan tidak menyanggah atas dakwaan masuk tanpa izin ke dalam kendaraan bermotor dan dua dakwaan penyerangan tingkat tiga.

Vonis tersebut dibacakan minggu ini di Pengadilan Sirkuit Pertama di Honolulu. Radimak mendapatkan pengurangan masa tahanan selama kurang lebih satu tahun yang telah dijalani. Insiden tersebut terjadi pada 7 Mei 2025, di Jalan Halekauwila, ketika sebuah Tesla yang dikemudikan oleh Radimak hampir menabrak pasangan tersebut saat sedang belajar parkir paralel. Sang putri berteriak meminta pengemudi untuk melambat, yang memicu pria itu berbalik arah dan mengonfrontasi mereka.

Artikel Terkait

A 19-year-old Idaho man has been charged with aggravated battery after police say he beat up a father who confronted him over a near car crash in Blackfoot.

Dilaporkan oleh AI

A 55-year-old inmate in Hawaii has been charged with second-degree murder after allegedly stabbing his girlfriend to death and attacking his estranged wife while on a work release furlough. John Nihipali, serving a 25-year sentence for assaulting the same estranged wife, was arrested following the incidents in Kapolei and McCully. Police linked the attacks through surveillance footage and his ankle monitor.

A 40-year-old driver faces vehicular manslaughter charges after allegedly striking and killing a 19-year-old nursing student in a Long Beach parking lot. The incident occurred last November and authorities believe distraction played a role.

Dilaporkan oleh AI

A 66-year-old man has been sentenced to 10 years in prison for crashing into a child's birthday party in Maryland, killing one woman and injuring others before fleeing the scene.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak