Saham Wipro melonjak 3% berkat kesepakatan lebih dari $1 miliar dengan Olam

Saham Wipro Limited naik 3% setelah mendapatkan kontrak transformasi strategis multi-tahun dengan Olam Group senilai lebih dari $1 miliar. Kesepakatan tersebut mencakup akuisisi divisi TI Olam, Mindsprint, oleh Wipro. Kemitraan ini akan meningkatkan operasional Olam di seluruh rantai nilainya.

Harga saham Wipro Limited naik 3% menyusul pengumuman kesepakatan besar dengan Olam Group. Kontrak yang bernilai lebih dari $1 miliar tersebut berlangsung selama beberapa tahun dan berfokus pada transformasi strategis, termasuk peningkatan berbasis AI. Sebagai bagian dari perjanjian ini, Wipro akan mengakuisisi Mindsprint, divisi TI milik Olam, untuk mendukung upaya tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times. Langkah ini menandai ekspansi signifikan bagi Wipro ke sektor pangan dan agribisnis, yang mencakup operasional dari hulu ke hilir. Kemitraan ini bertujuan untuk merampingkan dan mendigitalkan seluruh rantai nilai Olam, sehingga memperkuat efisiensi dalam operasional agribisnis globalnya. Wipro, penyedia layanan TI terkemuka, terus mengejar kesepakatan berskala besar di tengah tekanan kompetitif dalam industri ini.

Artikel Terkait

Illustration depicting panic at Bombay Stock Exchange as markets lose Rs 20 lakh crore amid crude oil surge to $100 from Iran conflict, with falling charts and rupee.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pasar India kehilangan Rs 20 lakh crore akibat lonjakan minyak mentah

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Harga minyak mentah yang melampaui $100 telah menghapus Rs 20 lakh crore dari pasar ekuitas India minggu ini, di tengah eskalasi konflik Iran. Rupiah mencapai rekor terendah karena investor institusional asing terus menjual, memperparah penurunan. Para ahli menilai kepanikan ini bisa menjadi peluang beli jangka panjang.

Meskipun pasar secara luas melemah akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan sinyal hawkish dari Federal Reserve AS, saham-saham berkapitalisasi kecil tertentu di India mencatatkan kenaikan kuat hingga 41% selama lima sesi perdagangan. Harga minyak mentah naik di atas $110 per barel, yang memicu kekhawatiran inflasi. Reli selektif menyoroti saham-saham berkinerja terbaik di berbagai sektor.

Dilaporkan oleh AI

Saham IT India mengalami rebound singkat pada hari Rabu, menghentikan kekalahan lima hari berturut-turut. Namun, analis memperingatkan bahwa kenaikan ini mungkin tidak bertahan, dengan sentimen bearish yang persisten di derivatif. Sektor ini berada di bawah tekanan pada Februari di tengah kekhawatiran yang meningkat tentang dampak AI terhadap pendapatan.

INOX Air Products, perusahaan patungan antara Air Products and Chemicals yang berbasis di AS dan INOX Group dari India, tengah mempersiapkan penawaran umum perdana senilai $1 miliar di Mumbai. Sumber mengatakan bahwa perusahaan yang memproduksi gas industri dan medis tersebut telah menunjuk Kotak, JPMorgan, dan Citi sebagai bankir untuk penawaran ini.

Dilaporkan oleh AI

OpenAI has raised $110 billion in a funding round valuing the company at $730 billion pre-money, reaching $840 billion post-money. Amazon leads with a $50 billion investment, followed by SoftBank and Nvidia with $30 billion each. The deal strengthens OpenAI's collaboration with Amazon on AI chips and infrastructure.

India's stock markets opened higher on Monday, with the Sensex gaining 87.45 points to 83,965.62 and the Nifty rising 39.40 points to 25,829.70 as of 9:23 am. Eternal IT shares were up 3%. The headline suggested a larger Sensex gain of over 250 points, but the reported figure was lower.

Dilaporkan oleh AI

The White House has made key revisions to the factsheet on the India-US trade deal just hours after its release. These include removing tariffs on certain pulses from the list and changing the $500 billion purchase commitment to an intention. The changes are seen as beneficial for India.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak