Seorang wanita dijatuhi hukuman 18 tahun penjara atas serangan dinamit terhadap mantan kekasihnya

Seorang wanita asal New York telah dijatuhi hukuman 18 tahun penjara setelah melemparkan sebatang dinamit menyala ke arah mantan kekasihnya saat pria itu sedang tidur. Korban kehilangan tangan dan sebagian lengannya dalam ledakan tahun 2024 tersebut.

Keyonna Waddell, 35 tahun, menerima vonis tersebut pada hari Rabu di Suffolk County, ditambah dengan lima tahun pengawasan setelah pembebasan. Ia dinyatakan bersalah atas penyerangan dan kepemilikan senjata secara ilegal setelah insiden pada 22 Maret 2024, di mana ia melemparkan bahan peledak tersebut ke apartemen pria itu di Long Island menyusul sebuah pertengkaran.

Artikel Terkait

Police investigating a bomb at Stiernhööksgymnasiet school in winter
Gambar dihasilkan oleh AI

18-year-old sentenced to 13 years for bomb at upper secondary school

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

An 18-year-old man from Rättvik has been sentenced to 13 years in prison for attempted murder and other crimes after placing a bomb at Stiernhööksgymnasiet on 21 January.

Seorang wanita berusia 30 tahun di Carolina Selatan terhindar dari hukuman penjara setelah mengaku bersalah karena membobol rumah mantan pacarnya dengan membawa bahan-bahan yang rencananya akan digunakan untuk meledakkan rumah tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 23 tahun asal Minnesota telah dijatuhi hukuman 15 tahun penjara setelah mengaku bersalah membakar townhome milik mantan pacarnya saat keluarga wanita tersebut berada di dalamnya.

A 38-year-old man was sentenced today to life in prison and deportation for murdering his 50-year-old ex-girlfriend in Karlskrona last November.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria asal New Jersey telah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara karena melakukan pembunuhan terhadap istrinya dalam sebuah insiden di kediaman mereka.

An 18-year-old man stands accused of four counts of attempted murder after placing a homemade bomb outside a high school in Rättvik in January.

Dilaporkan oleh AI

Jordan Hanson, 24 tahun, mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua dan menerima hukuman 15 tahun penjara karena menembak mati kekasihnya di Hallock, Minnesota.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak