X plans crypto trading tools and payments beta launch

X, the social media platform owned by Elon Musk, is preparing to introduce features allowing users to trade stocks and cryptocurrencies directly from their timelines. This includes 'Smart Cashtags' set to launch soon, alongside an external beta for its payments system. The announcements coincide with Musk's renewed support for Dogecoin, boosting its price.

Elon Musk, CEO of Tesla and SpaceX, has reaffirmed his commitment to integrating financial services into X, formerly Twitter. In a recent xAI meeting uploaded to X, Musk described the platform as intended to become the "central source of all monetary transactions," predicting it will be a "game-changer" with rollout over the coming months. He noted X has around 600 million monthly users and over 1 billion app installations, aiming for more than 1 billion daily active users by enhancing features like communications, Grok AI, and X Money.

On February 15, X head of product Nikita Bier announced upcoming features, including Smart Cashtags, which will enable trading stocks and crypto directly from the timeline. Bier clarified that X will not handle trade execution or act as a broker but will provide financial data tools and links. The launch is expected in a couple of weeks. Last month, Bier promoted Smart Cashtags with examples featuring bitcoin, bonk, and base cryptocurrencies, sparking speculation about full X Money services.

This development follows Musk's recent comments on Dogecoin. Responding to a user on X, Musk said "Yes" to the statement "Doge on the moon is inevitable," and told a Tesla fan account "Maybe next year" regarding his 2021 promise to send a literal Dogecoin to the moon. These remarks, amid a bitcoin price recovery from around $60,000 to over $70,000, lifted Dogecoin's price by nearly 20% in 24 hours, though it remains above its 2023 lows of about 60 cents.

Musk envisions X as an "everything app" rivaling WeChat, where users can manage their financial lives. Former X CEO Linda Yaccarino echoed this, stating, "You’ll be able to come to X and be able to transact your whole financial life on the platform... whether I can pay you for the pizza that we shared last night or make an investment or a trade." X Money is currently in internal testing, with an external beta planned for a limited user group in one to two months.

Tesla holds approximately $800 million in bitcoin, underscoring Musk's ongoing ties to crypto despite reduced public commentary.

Artikel Terkait

Elon Musk at desk with SpaceX, Tesla merger models, xAI elements, Bitcoin holdings, and IPO charts for news illustration.
Gambar dihasilkan oleh AI

Elon Musk pertimbangkan merger SpaceX-Tesla sebelum IPO potensial

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Elon Musk dikabarkan mempertimbangkan merger antara SpaceX dan Tesla, atau kerja sama dengan xAI, saat perusahaan roket itu bersiap untuk penawaran saham umum potensial senilai $1,5 triliun. Diskusi tersebut menyoroti sinergi di AI, robotika, dan teknologi luar angkasa, sambil menarik perhatian pada kepemilikan bitcoin gabungan hampir 20.000 BTC milik perusahaan-perusahaan tersebut. Entitas hukum yang menunjukkan aktivitas merger diajukan di Nevada awal bulan ini.

Elon Musk's social media platform X plans to introduce features allowing users to trade stocks and cryptocurrencies directly from their timelines in the coming weeks. The company's head of product, Nikita Bier, announced the rollout of Smart Cashtags, which will enable interactions with ticker symbols in posts. This move aligns with Musk's vision to transform X into an 'everything app' encompassing financial services.

Dilaporkan oleh AI

Perusahaan Elon Musk, termasuk Tesla, SpaceX, dan xAI, semakin terhubung melalui sumber daya dan investasi bersama, memicu pembicaraan tentang merger potensial. Laporan menunjukkan diskusi awal untuk menggabungkan SpaceX dengan Tesla atau xAI menjelang IPO SpaceX potensial akhir 2026. Langkah tersebut bisa menciptakan raksasa teknologi bernilai triliun dolar yang mengintegrasikan kendaraan listrik, aerospace, dan kecerdasan buatan.

Elon Musk mewajibkan bank dan firma lain yang menangani penawaran saham perdana (IPO) SpaceX untuk membeli langganan chatbot AI miliknya, Grok, menurut sumber yang dikutip oleh The New York Times. Beberapa bank telah setuju untuk mengeluarkan puluhan juta dolar demi layanan tersebut dan mulai mengintegrasikannya ke dalam sistem mereka. Persyaratan ini muncul seiring dengan langkah SpaceX yang secara rahasia telah mengajukan dokumen IPO ke SEC minggu ini.

Dilaporkan oleh AI

SpaceX milik Elon Musk telah mengakuisisi startup AI-nya xAI, langkah yang diumumkan pada 2 Februari yang bertujuan mengintegrasikan infrastruktur luar angkasa dengan kecerdasan buatan. Penggabungan ini menyoroti visi Musk untuk memanfaatkan energi matahari di orbit guna memberi daya pada sistem AI yang boros energi. Kritikus mempertanyakan kelayakan peluncuran pusat data ke luar angkasa.

Dalam postingan terbaru di X, Elon Musk berargumen bahwa SpaceX dan Tesla beroperasi di bidang dengan pertumbuhan eksponensial, jauh melampaui pesaing. Ia menyoroti energi berbasis luar angkasa dan otonomi sebagai pendorong utama yang dapat membentuk ulang ekonomi global. Musk menekankan bagaimana teknologi ini memungkinkan skala dan kelimpahan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dilaporkan oleh AI

SpaceX milik Elon Musk telah mengakuisisi perusahaannya sendiri xAI, bertujuan membangun pusat data di luar angkasa yang ditenagai energi surya. Penggabungan ini memadukan AI, roket, dan teknologi satelit untuk memajukan komputasi berbasis luar angkasa. Musk membayangkan ini sebagai langkah menuju generasi AI berbiaya rendah di luar Bumi dalam beberapa tahun.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak