Zerodha gandakan biaya menjadi ₹40 untuk perdagangan F&O intraday tertentu

Zerodha akan menggandakan biaya broker menjadi ₹40 untuk perdagangan futures dan options intraday tertentu mulai 1 April. Kenaikan ini berlaku bagi trader yang tidak memenuhi persyaratan jaminan tunai 50% dari SEBI, yang sebelumnya ditanggung oleh perusahaan. Keputusan ini diambil di tengah penurunan volume perdagangan dan potensi kenaikan pajak transaksi sekuritas.

Perusahaan broker India, Zerodha, mengumumkan kenaikan biaya broker mulai 1 April untuk perdagangan derivatif intraday di mana klien tidak mematuhi mandat Securities and Exchange Board of India (SEBI) mengenai jaminan tunai 50%. Sebelumnya, Zerodha menanggung kekurangan tersebut untuk mendukung perdagangan ini, namun perusahaan kini akan mengenakan biaya ₹40 per pesanan untuk posisi yang tidak patuh di segmen futures dan options (F&O), yang secara efektif menggandakan biaya dari ₹20. Penyesuaian ini mencerminkan tekanan yang lebih luas di industri, termasuk penurunan volume perdagangan dan antisipasi kenaikan pajak transaksi sekuritas (STT), yang dapat meningkatkan biaya operasional bagi broker. Broker diskon lainnya dilaporkan sedang mengevaluasi kenaikan biaya serupa untuk menjaga profitabilitas. CEO Zerodha, Nithin Kamath, sering dikaitkan dengan diskusi mengenai dampak regulasi, meskipun komentar spesifik mengenai perubahan ini tidak dirinci dalam pengumuman tersebut. SEBI memperkenalkan aturan jaminan tunai untuk meningkatkan persyaratan margin dan mengurangi risiko perdagangan spekulatif di pasar derivatif. Langkah yang diambil Zerodha ini menggarisbawahi bagaimana regulasi yang lebih ketat membentuk kembali model penetapan harga bagi trader ritel di pasar ekuitas India yang sedang berkembang pesat.

Artikel Terkait

Illustration depicting panic at Bombay Stock Exchange as markets lose Rs 20 lakh crore amid crude oil surge to $100 from Iran conflict, with falling charts and rupee.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indian markets lose Rs 20 lakh crore on crude oil surge

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Crude oil prices surpassing $100 have erased Rs 20 lakh crore from Indian equity markets this week, amid escalating Iran conflict. The rupee hit a record low as foreign institutional investors continued selling, intensifying the downturn. Experts suggest the panic could present long-term buying opportunities.

Indian stock markets will implement significant regulatory changes starting April 1, including sharp increases in securities transaction tax on derivatives and stricter collateral requirements for proprietary trading. The securities transaction tax, or STT, will rise by 150% on futures and 50% on options. New Reserve Bank of India rules mandate 100% collateral for bank guarantees in proprietary trading, up from the previous 50%.

Dilaporkan oleh AI

Eternal shares surged 3% from recent lows following Zomato's increase in its platform fee by Rs 2.40 per order. The adjustment aligns Zomato's fee with that of rival Swiggy. This development comes after Eternal's stock experienced a significant correction and underperformed broader indices over the past six months.

India's Sensex and Nifty continued to decline on March 5 amid persistent uncertainties from the Iran conflict, surging crude prices, and fears of escalation, compounding the sharp initial drop earlier in the week. Retail investors saw mutual fund and stock portfolios turn negative, prompting advice on navigating wartime volatility.

Dilaporkan oleh AI

Indian equity benchmarks Nifty 50 and Sensex crashed more than 3% on Thursday, their steepest single-day decline since June 2024, closing at 23,002.15 and 74,207.24 respectively. Escalating West Asia conflicts drove crude above $110 a barrel, stoking inflation fears, while HDFC Bank shares tumbled over 5% following chairman Atanu Chakraborty's resignation.

Six new passive mutual funds have opened for subscription in India, according to data from ACE MF. These funds offer options in equity indices, debt, and gold, with varying minimum investments and closing dates in late March and early April.

Dilaporkan oleh AI

India's market regulator has sent a show cause notice to six Capital Group foreign portfolio investors over alleged breaches of trade confidentiality. The action follows claims that sensitive order details were shared improperly, enabling front-running activities.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak