Penyakit Alzheimer
Peneliti NAU uji metode darah non-invasif untuk deteksi dini Alzheimer
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Para ilmuwan di Northern Arizona University sedang mengembangkan tes darah non-invasif yang dapat membantu mendeteksi penyakit Alzheimer sebelum gejala muncul dengan memeriksa bagaimana otak menggunakan glukosa melalui mikrovezikul kecil yang dibawa darah. Dipimpin oleh asisten profesor Travis Gibbons dan didukung sebagian oleh Arizona Alzheimer’s Association, proyek ini bertujuan untuk memungkinkan diagnosis dan intervensi lebih dini, mirip dengan bagaimana dokter mengelola penyakit kardiovaskular.
Penelitian baru dari University of California San Diego menunjukkan bahwa beberapa faktor risiko umum demensia memengaruhi kinerja kognitif perempuan lebih kuat dibandingkan laki-laki. Temuan ini membantu menjelaskan mengapa perempuan menyumbang hampir dua pertiga kasus Alzheimer di Amerika Serikat.
Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi
Para peneliti dari Institute for Bioengineering of Catalonia dan institusi kolaborator melaporkan bahwa nanopartikel "supramolekul" yang direkayasa berhasil memulihkan fungsi sawar darah otak pada tikus model Alzheimer, dengan cepat menurunkan amyloid-β di otak serta menghasilkan perbaikan dalam tes perilaku dan memori.
Peneliti telah menghubungkan degenerasi otak pada lumba-lumba botol hidung yang terdampar dengan racun dari mekaran samudra, mencerminkan penyakit Alzheimer pada manusia. Studi ini, yang berfokus pada lumba-lumba dari Indian River Lagoon di Florida, menyoroti peran perubahan iklim dan polusi dalam memperburuk mekaran ini. Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran bagi kehidupan laut dan kesehatan manusia.