Perilaku Hewan
Analisis baru terhadap tulang fosil menunjukkan bahwa kangaeru raksasa yang punah di Australia, yang pernah dianggap terlalu besar untuk melompat, mungkin melompat juga. Peneliti menemukan adaptasi pada struktur kaki mereka yang dapat menahan tekanan melompat. Temuan ini menantang asumsi lama tentang lokomosi mamalia marsupial raksasa ini.
Dilaporkan oleh AI
Pemeriksaan ulang fosil tahun 1970-an mengungkapkan bahwa Hallucigenia, salah satu makhluk paling aneh dari periode Kambrium, mungkin memakan bangkai ctenophora. Penemuan ini menunjukkan duri dari tujuh individu Hallucigenia yang tersebar di atas sisa-sisa organisme berlendir tersebut. Ini memberikan sekilas langka ke dalam kemungkinan pola makan dan perilaku hewan purba tersebut.
Para peneliti telah menemukan bahwa gurita dapat menggunakan pengisap mereka untuk mendeteksi mikroba berbahaya pada permukaan seperti cangkang kepiting atau telur mereka sendiri. Temuan ini disorot dalam diskusi ilmiah pada 12 September 2025, mengungkapkan wawasan baru tentang kemampuan sensorik cephalopod. Kemampuan ini memungkinkan gurita menghindari makanan yang terkontaminasi atau melindungi keturunan mereka secara efektif.