Energi Gelap
Para astronom telah mengidentifikasi supernova terang dari lebih dari 10 milyar tahun yang lalu, cahayanya dilensa secara gravitasi menjadi beberapa gambar oleh galaksi di latar depan. Pengamatan unik ini memungkinkan kita untuk melihat secara simultan berbagai tahap ledakan. Jeda waktu antar gambar bisa mengungkap detil tentang laju pemuaian alam semesta dan energi gelap.
Dilaporkan oleh AI
Analisis terbaru dari pengamatan energi gelap menunjukkan bahwa alam semesta bisa runtuh dalam big crunch setelah mengembang selama 11 miliar tahun lagi. Model fisikawan Cornell Henry Tye, berdasarkan data dari survei utama, memprediksi masa hidup total sekitar 33 miliar tahun bagi kosmos. Ini menantang pandangan lama tentang ekspansi tanpa batas.