NASA
Astronot Artemis II mendarat dengan selamat setelah misi bulan
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Awak Artemis II NASA kembali ke Bumi pada hari Jumat, mendarat di Samudra Pasifik sebelah barat San Diego setelah perjalanan 10 hari mengelilingi bulan. Komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch, dan astronot Kanada Jeremy Hansen keluar dalam keadaan sehat dari kapsul Orion yang diberi nama Integrity. Misi ini mencetak beberapa pencapaian bersejarah dan mencatatkan rekor baru jarak terjauh manusia dari Bumi.
Wahana antariksa Psyche milik NASA dijadwalkan melintas dalam jarak 2.800 mil dari Mars pada 15 Mei untuk mendapatkan dorongan gravitasi menuju asteroid targetnya. Manuver ini akan meningkatkan kecepatan wahana tersebut sekaligus memungkinkan pengujian instrumen ilmiahnya.
Dilaporkan oleh AI
NASA telah menerima purwarupa skala penuh kabin kru Mark 2 milik Blue Origin dan akan segera memulai latihan bagi para astronaut. Pengembangan ini mendukung target lembaga tersebut untuk membawa manusia kembali ke permukaan bulan pada tahun 2028.
NASA telah menyelesaikan evaluasi awal sistem misi Artemis II menyusul kembalinya kru dengan selamat dari misi terbang lintas bulan awal bulan ini. Pesawat ruang angkasa Orion dan roket SLS berfungsi sebagaimana mestinya, mencatatkan rekor baru untuk jarak terjauh yang ditempuh dari Bumi. Masalah kecil muncul pada sistem toilet, namun kru berhasil mengatasinya.
Dilaporkan oleh AI
Administrator NASA Jared Isaacman mengonfirmasi bahwa dua modul hunian yang telah dikirimkan untuk stasiun luar angkasa Lunar Gateway, yaitu HALO dan I-HAB, mengalami masalah korosi. Pengungkapan ini disampaikan saat memberikan kesaksian di hadapan Kongres dan menambah alasan untuk menghentikan sementara program tersebut guna memprioritaskan misi ke permukaan bulan. Northrop Grumman dan Badan Antariksa Eropa tengah menangani masalah ini.
Para astronom yang menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb telah mendeteksi atmosfer yang sangat miskin logam pada eksoplanet seukuran Jupiter, TOI-5205 b, yang mengorbit bintang kecil yang dingin. Metalisitas atmosfer planet tersebut lebih rendah daripada bintang induknya, yang menantang teori pembentukan planet raksasa. Temuan ini berasal dari studi yang dipimpin oleh para peneliti di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA dan Carnegie Science.
Dilaporkan oleh AI
Kate Marvel, seorang ilmuwan iklim yang menghabiskan lebih dari satu dekade di Goddard Institute for Space Studies milik NASA, mengundurkan diri bulan lalu di tengah pembatasan dalam penyebaran temuan penelitian. Dalam suratnya, ia menyebutkan tindakan pemerintahan Trump terhadap sains iklim sebagai alasan. Marvel mengatakan kepada Grist bahwa para ilmuwan menghadapi penyensoran diri dan eksodus talenta dari peran federal.
Wahana penjelajah Curiosity milik NASA alami masalah pengeboran di Mars
08 Mei 2026 07.00Insinyur NASA capai terobosan rotor supersonik untuk helikopter Mars
03 Mei 2026 15.44Alat AI RAVEN konfirmasi lebih dari 100 eksoplanet dalam data TESS NASA
30 April 2026 02.18NASA's NISAR satellite reveals over 2 cm monthly subsidence in Mexico City
28 April 2026 18.46Wahana antariksa Curiosity mendeteksi beragam molekul organik di Mars
22 April 2026 04.39Dataran datar Titan tertutup lapisan salju organik
10 April 2026 14.05Awak Artemis II bersiap untuk masuk kembali ke atmosfer dan pendaratan air yang krusial
10 April 2026 08.14Artemis 2 astronauts begin Earth reentry
10 April 2026 01.37Artemis II deteksi kebocoran helium namun tetap lanjutkan prosedur masuk kembali dengan aman
09 April 2026 12.54NASA reveals Artemis II crew's wake-up songs playlist