Wahana penjelajah Curiosity milik NASA alami masalah pengeboran di Mars

Wahana penjelajah Curiosity milik NASA menghadapi tantangan tak terduga selama upaya pengambilan sampel baru-baru ini di permukaan Mars.

Mata bor wahana tersebut tersangkut pada lempengan batu yang lebarnya sekitar 1,5 kaki dengan berat hampir 30 pon setelah upaya pada tanggal 29 April. Kamera menangkap kejadian tersebut, memperlihatkan batu yang menempel pada mata bor, sebuah peristiwa yang belum pernah terlihat dalam 14 tahun keberadaan wahana tersebut di Mars meskipun telah melakukan kegiatan pengeboran sebelumnya.

Artikel Terkait

Artemis II crew flies around Moon's far side, capturing craters and solar eclipse views en route home.
Gambar dihasilkan oleh AI

Astronot Artemis II terbang mengelilingi sisi jauh bulan

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Awak misi Artemis II NASA menjadi manusia pertama dalam lebih dari 50 tahun yang mengelilingi sisi jauh bulan pada 6 April, melakukan perjalanan lebih jauh dari Bumi dibandingkan siapa pun sebelumnya. Para astronot menangkap pemandangan yang belum pernah dilihat sebelumnya, termasuk gambar jarak dekat kawah dan gerhana matahari yang unik. Mereka kini sedang dalam perjalanan kembali untuk melakukan pendaratan air di lepas pantai California pada 10 April.

Wahana antariksa Curiosity milik NASA telah menemukan berbagai molekul organik di Mars, termasuk senyawa yang mirip dengan blok pembangun DNA. Temuan dari eksperimen kimia yang inovatif ini menunjukkan bahwa permukaan planet tersebut dapat melestarikan bahan organik purba yang kemungkinan berusia miliaran tahun. Para ilmuwan menekankan bahwa meskipun menjanjikan, molekul-molekul tersebut tidak mengonfirmasi adanya kehidupan di masa lalu.

Dilaporkan oleh AI

Para ilmuwan dari University of Basel, ETH Zurich, dan European Space Agency telah menguji robot berkaki empat yang dilengkapi dengan lengan robotik untuk mengeksplorasi permukaan planet dengan lebih efisien. Robot tersebut menavigasi medan berbatu secara otonom, mengidentifikasi target, dan mengumpulkan data lebih cepat daripada metode tradisional yang dipandu manusia. Temuan yang diterbitkan minggu ini menunjukkan bahwa teknologi ini dapat mempercepat prospeksi sumber daya dan pencarian tanda-tanda kehidupan di bulan dan Mars.

Administrator NASA Jared Isaacman mengonfirmasi bahwa dua modul hunian yang telah dikirimkan untuk stasiun luar angkasa Lunar Gateway, yaitu HALO dan I-HAB, mengalami masalah korosi. Pengungkapan ini disampaikan saat memberikan kesaksian di hadapan Kongres dan menambah alasan untuk menghentikan sementara program tersebut guna memprioritaskan misi ke permukaan bulan. Northrop Grumman dan Badan Antariksa Eropa tengah menangani masalah ini.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti telah menunjukkan bahwa bakteri ekstremofil Deinococcus radiodurans dapat bertahan dari tekanan ekstrem yang menyerupai benturan asteroid di Mars. Dalam eksperimen laboratorium, mikroba tersebut menahan gaya hingga 3 GPa, dengan tingkat kelangsungan hidup 60%. Temuan ini menunjukkan bahwa mikroorganisme berpotensi terlontar ke luar angkasa dan bertahan hidup.

NASA telah menyelesaikan evaluasi awal sistem misi Artemis II menyusul kembalinya kru dengan selamat dari misi terbang lintas bulan awal bulan ini. Pesawat ruang angkasa Orion dan roket SLS berfungsi sebagaimana mestinya, mencatatkan rekor baru untuk jarak terjauh yang ditempuh dari Bumi. Masalah kecil muncul pada sistem toilet, namun kru berhasil mengatasinya.

Dilaporkan oleh AI

NASA telah menetapkan 6 Maret sebagai tanggal peluncuran terawal mungkin untuk misi Artemis II setelah uji pengisian bahan bakar kedua yang sukses pada roket Space Launch System-nya. Uji coba di Kennedy Space Center menyelesaikan masalah dari upaya sebelumnya yang terganggu kebocoran hidrogen. Misi ini akan mengirim empat astronot mengelilingi Bulan dalam uji berawak pada pesawat ruang angkasa Orion.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak