Kanker Kulit

Ikuti
Illustration depicting Karolinska Institutet researchers showcasing improved melanoma outcomes from lower-dose ipilimumab and nivolumab therapy, with graphs, patients, and lab elements.
Gambar dihasilkan oleh AI

Lower-dose ipilimumab regimen linked to better melanoma outcomes in Swedish study

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Researchers at Karolinska Institutet report that using a reduced dose of ipilimumab together with nivolumab in immunotherapy for advanced malignant melanoma was associated with better tumor control and fewer serious side effects than the traditional full-dose combination. In a real-world study of nearly 400 patients with advanced, inoperable skin cancer, response rates and survival times were higher in the lower-dose group, according to results published in the Journal of the National Cancer Institute.

Para ilmuwan di UCLA telah merancang bentuk baru seng oksida untuk tabir surya mineral yang memberikan perlindungan SPF 30 sekaligus meninggalkan residu yang tidak terlalu mencolok pada kulit. Pendekatan ini mengubah bentuk partikel menjadi tetrapoda mikroskopis untuk mengatasi hambatan umum dalam penggunaan rutin.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Sebuah studi baru melaporkan bahwa penggunaan tempat tidur tanning dikaitkan dengan hampir tiga kali risiko melanoma dan kerusakan DNA yang meluas di seluruh kulit, termasuk area yang biasanya terlindung dari matahari. Peneliti dari Northwestern University dan University of California, San Francisco, memeriksa catatan medis dan melakukan analisis genomik untuk mencapai kesimpulan ini. Temuan tersebut, yang diterbitkan pada 12 Desember di Science Advances, memicu seruan untuk peringatan kesehatan masyarakat yang lebih kuat terhadap tanning dalam ruangan.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak