Ilmu Luar Angkasa
Pesawat ruang angkasa Juno milik NASA mengungkapkan bahwa petir dalam badai di Jupiter setidaknya 100 kali lebih kuat dibandingkan petir di Bumi, berdasarkan data tahun 2021 dan 2022. Temuan yang dipublikasikan pada 20 Maret di AGU Advances ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan misi tersebut akibat kendala anggaran. Pejabat NASA sedang mempertimbangkan apakah akan memperpanjang operasional di tengah kekurangan dana.
Dilaporkan oleh AI
Astronom telah menemukan empat planet dengan denistas sangat rendah yang mengorbit bintang berusia 20 juta tahun bernama V1298 Tau, memberikan wawasan tentang pembentukan sistem planet umum. Dunia-dunia ini, dengan denistas mirip polystyrene, dilihat sebagai pendahulu super-Bumi dan sub-Neptunus. Temuan, berdasarkan lima tahun pengamatan, menyoroti versi muda dari sistem yang tersebar di seluruh galaksi.
Para ilmuwan mengusulkan bahwa letusan vulkanik eksplosif miliaran tahun lalu mengangkut air dari interior Mars ke wilayah khatulistiwa, membentuk lapisan es tebal di bawah permukaan. Mekanisme ini menjelaskan es yang terdeteksi radar di area terpanas planet tanpa bergantung pada pergeseran kemiringan sumbu Mars. Penemuan ini dapat membantu misi manusia masa depan dengan menyediakan sumber daya air yang dapat diakses.
Dilaporkan oleh AI
Analisis baru menunjukkan bahwa cekungan Kutub Selatan-Aitken bulan, kawah tertua dan terbesarnya, kemungkinan terbentuk dari dampak asteroid yang berasal dari utara daripada selatan. Temuan ini menantang asumsi sebelumnya tentang sejarah awal bulan. Penemuan ini dapat meningkatkan nilai misi Artemis III NASA mendatang ke tepi cekungan tersebut.