PT Kereta Api Indonesia melaporkan bahwa hingga 21 Februari 2026, sebanyak 1,58 juta tiket kereta untuk periode mudik Lebaran 11 Maret hingga 1 April telah terjual dari total 3,87 juta kursi. Tingkat okupansi mencapai 40,87 persen, dengan 2,2 juta kursi masih tersedia. Pemerintah memberikan diskon 30 persen untuk kereta ekonomi pada 14-29 Maret.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan bahwa tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026, yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April, masih memiliki ketersediaan yang signifikan. Hingga Sabtu, 21 Februari 2026, data KAI menunjukkan 1,58 juta tiket telah terjual, atau 40,87 persen dari total 3.872.810 kursi yang disediakan. Dengan demikian, sekitar 2,2 juta kursi, atau 59 persen, masih dapat dipesan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 23 Maret 2026 dengan 114.113 tiket terjual, diikuti 24 Maret dengan 112.758 tiket. Rute favorit termasuk KA Airlangga dari Pasar Senen ke Surabaya Pasarturi dan KA Serayu dari Pasar Senen ke Purwokerto. Anne menambahkan, “Pada periode 14 hingga 29 Maret 2026 tersedia insentif tarif sebesar 30 persen sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran.”
Secara regional, KAI Daop 1 Jakarta melaporkan bahwa hingga Minggu, 22 Februari 2026, 480 ribu tiket telah terjual dari wilayah tersebut, dengan sekitar 98 ribu kursi tersisa untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Ketersediaan spesifik meliputi 31.587 kursi pada 11 Maret, 19.060 pada 12 Maret, dan lebih dari 20 ribu per hari mulai 22 Maret hingga 1 April. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyatakan bahwa data ini bersifat dinamis dan dapat berubah seiring pemesanan atau pembatalan.
Untuk mendukung penumpang, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 16 perjalanan tambahan, terdiri dari 10 dari Gambir dan 6 dari Pasar Senen, sehingga total 84 perjalanan kereta jarak jauh per hari. Stimulus pemerintah berupa potongan 30 persen untuk kereta ekonomi komersial diharapkan memfasilitasi transportasi yang aman dan terjangkau. KAI mengimbau pemesanan melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI untuk menghindari penipuan, serta mempertimbangkan alternatif jika tanggal pilihan padat.