Sekitar 50.000 buruh dari Jawa Barat akan menggelar aksi di Monas, Jakarta, pada 1 Mei 2026 untuk memperingati Hari Buruh. Mereka berencana menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto yang diharapkan hadir. Aspirasi utama mencakup rancangan undang-undang ketenagakerjaan baru.
Ribuan buruh Provinsi Jawa Barat, di bawah naungan KSPSI Jabar, bersiap memperingati May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (1/5/2026). Ketua KSPSI Jabar Roy Jinto menyatakan bahwa sekitar 50.000 anggota akan hadir untuk bergabung dalam perayaan bersama Presiden Republik Indonesia.
"Untuk tanggal 1 Mei, KSPSI di Jawa Barat akan mengirimkan anggotanya sekitar 50.000 (buruh) untuk mengikuti perayaan May Day di Monas bersama Presiden Republik Indonesia," ujar Roy Jinto pada Kamis (30/4/2026).
Para pimpinan buruh akan menyampaikan aspirasi terkait Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang direncanakan disahkan pada Oktober. Roy menekankan bahwa undang-undang tersebut harus berpihak pada buruh, melindungi hak-hak dan kesehatan pekerja. Ia berharap Presiden Prabowo Subianto merespons langsung aspirasi tersebut.
Aksi di Kota Bandung tidak akan digelar dan dialihkan ke Jakarta. Roy menyebutkan bahwa Gedung Sate sedang direnovasi, sehingga peringatan May Day di Bandung kemungkinan tidak ada.