Presiden Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro peringatan satu abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, pada 8 Februari 2026. Di hadapan ribuan ulama dan nahdliyin, ia berkomitmen membangun Kampung Haji di Mekkah untuk menurunkan biaya ibadah haji bagi jamaah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Stadion Gajayana, Malang, sekitar pukul 06.50 WIB pada Minggu, 8 Februari 2026, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kehadirannya disambut antusias oleh ribuan nahdliyin yang memadati stadion sejak dini hari, dengan alunan sholawat Thola'al Badru Alaina. Prabowo berjalan ke barisan depan untuk menyalami peserta, termasuk para ibu-ibu yang melambai dan berdoa.
Acara Mujahadah Kubro ini merupakan puncak peringatan Hari Lahir Satu Abad NU, diselenggarakan Pengurus Wilayah NU Jawa Timur pada 7-8 Februari 2026. Diperkirakan dihadiri 105 ribu orang, termasuk 77.541 anggota Pengurus Cabang NU Jawa Timur dan 27.000 warga Muslimat NU, yang datang dengan 1.183 bus, 6.465 mobil, dan 5.413 sepeda motor. Hadir pula jajaran Kabinet Merah Putih seperti Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan ulama karismatik.
Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan komitmen menurunkan biaya haji melalui pembangunan Kampung Haji di Mekkah, Arab Saudi, memanfaatkan lahan yang dimiliki Indonesia. "Nanti dijamin semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, Tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi. Pelayanannya akan terbaik dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia," katanya. Ia menargetkan kampung tersebut selesai dalam tiga tahun, dengan 1.000 kamar dalam beberapa bulan mendatang, untuk fasilitas layak bagi jamaah haji dan umrah.
Rangkaian acara dimulai sejak 7 Januari 2026 dengan sarasehan pesantren di Universitas Islam Malang, diikuti ziarah dan kegiatan lain hingga Februari. Kehadiran Prabowo melambangkan sinergi pemerintah dan NU dalam menjaga stabilitas sosial dan kemajuan bangsa.