Rumah lelang Christie’s melaporkan lonjakan permintaan batu permata berwarna pada 2025, sementara pasar berlian menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Perubahan ini menyoroti perubahan preferensi di antara pembeli kelas atas di sektor perhiasan.
Dalam analisis tren lelang 2025, Christie’s mencatat peningkatan signifikan minat terhadap batu permata berwarna. Rumah lelang tersebut menggambarkan permintaan sebagai “surging” untuk varietas tertentu, termasuk zamrud, ruby, safir, dan turmalin Paraiba. Semangat ini dari para penawar mencerminkan pergeseran menjauh dari pembelian berlian tradisional, yang telah memasuki fase stabilitas setelah fluktuasi sebelumnya. Laporan tersebut, yang diterbitkan pada awal 2026, menekankan bagaimana kolektor dan investor mengalihkan fokus mereka ke batu-batu cerah dan langka. Pengamatan Christie’s menunjukkan tren yang lebih luas di pasar barang mewah, di mana batu permata berwarna semakin menonjol karena daya tarik unik dan kelangkaannya. Sementara berlian tetap menjadi andalan di industri, stabilisasi tersebut menunjukkan pendinginan dari puncak sebelumnya, memungkinkan kategori batu lainnya menarik lebih banyak perhatian. Perkembangan ini terjadi di tengah diskusi berkelanjutan di perdagangan batu permata tentang autentikasi dan dinamika pasar, meskipun detail volume penjualan atau hasil lelang individu tidak diuraikan dalam gambaran umum. Pengamat industri melihat ini sebagai evolusi alami, dengan batu permata menawarkan diversifikasi untuk portofolio perhiasan halus. Temuan dari Christie’s memberikan gambaran tentang perilaku penawar di lelang besar sepanjang 2025, menunjukkan minat yang berkelanjutan hingga tahun baru.