Central Maine Healthcare laporkan pelanggaran data yang memengaruhi 145.000 pasien

Central Maine Healthcare mengungkapkan pelanggaran data signifikan yang mengekspos informasi sensitif dari 145.000 pasien. Insiden tersebut melibatkan nama, detail asuransi kesehatan, dan nomor Jaminan Sosial. Pengungkapan ini datang saat organisasi tersebut menangani kelalaian keamanan siber.

Dalam pengumuman baru-baru ini, Central Maine Healthcare mengungkapkan detail insiden keamanan siber besar yang memengaruhi sejumlah besar pasiennya. Pelanggaran tersebut membahayakan data pribadi termasuk nama lengkap, informasi asuransi kesehatan, dan nomor Jaminan Sosial untuk 145.000 individu. Pengungkapan ini menyoroti kerentanan berkelanjutan di sektor kesehatan AS, di mana privasi pasien sangat penting. Central Maine Healthcare, penyedia layanan berbasis di Maine, segera memberi tahu pihak yang terkena dampak setelah mendeteksi pelanggaran tersebut. Meskipun detail spesifik tentang bagaimana intrusi terjadi belum diungkapkan dalam laporan awal, organisasi tersebut menekankan komitmennya terhadap keamanan data pasien. Insiden ini menggarisbawahi gelombang serangan siber yang meningkat menargetkan penyedia layanan kesehatan, yang berpotensi menyebabkan pencurian identitas dan penipuan keuangan bagi yang terkena dampak. Pihak berwenang dan penyedia layanan kesehatan kemungkinan sedang berkoordinasi untuk mengurangi risiko lebih lanjut dan mendukung pasien yang terdampak melalui pemantauan kredit dan langkah perlindungan lainnya. Hingga tanggal publikasi, 14 Januari 2026, belum ada detail tambahan tentang pelaku atau garis waktu pelanggaran yang dirilis.

Artikel Terkait

Dramatic illustration depicting the Coupang data breach, with data spilling from a cracked digital vault and investigators on scene.
Gambar dihasilkan oleh AI

Coupang data breach spanned June to November

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A massive data breach at e-commerce giant Coupang exposed personal information of 33.7 million customers from June 24 to November 8. Officials revealed the attacker exploited the company's electronic signature key, prompting a thorough government investigation. The incident has heightened public concerns over South Korea's data protection capabilities.

Canada Computers & Electronics telah mengungkapkan pelanggaran data yang mengekspos informasi pelanggan. Beberapa pelanggan terdampak juga memiliki detail kartu kredit mereka yang dikompromikan. Perusahaan mengumumkan insiden tersebut pada 2 Februari 2026.

Dilaporkan oleh AI

Pelanggaran data signifikan telah membahayakan informasi kartu kredit lebih dari 5,6 juta individu. Insiden ini melibatkan 700Credit, di mana data dicuri melalui integrasi API pihak ketiga. Detailnya muncul dalam laporan terbaru tentang ancaman keamanan siber.

Peretas telah mengakses dan mencuri informasi pribadi dari jutaan pengguna Pornhub, bertujuan menggunakan data tersebut untuk skema pemerasan. Insiden ini disorot dalam ringkasan berita keamanan WIRED.

Dilaporkan oleh AI

A 2022 data breach at password manager LastPass has resulted in prolonged cryptocurrency thefts, according to blockchain intelligence firm TRM Labs. The incident involved stolen user vaults that facilitated around $35 million in losses extending into 2025.

Kelompok ransomware yang dikenal sebagai NightSpire mengklaim bertanggung jawab atas peretasan sistem Hyatt dan pencurian data. Kelompok tersebut menyatakan telah memperoleh hampir 50 GB file dari rantai hotel tersebut, yang direncanakan untuk dijual. Insiden ini menyoroti ancaman keamanan siber yang berkelanjutan terhadap sektor perhotelan.

Dilaporkan oleh AI

Following the December 18 announcement, South Korea's interagency task force investigating the Coupang data breach held its inaugural meeting on December 23 to probe the incident affecting 33.7 million users and discuss enhanced user protections.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak