Penimbunan data digital membawa biaya lingkungan yang tersembunyi

Pusat data mengonsumsi listrik dalam jumlah besar untuk menyimpan berkas digital yang tidak terpakai.

Setiap foto, surel, dan unduhan yang terlupakan dan tersimpan di awan sebenarnya berada di lokasi fisik tertentu. Sebagian besar waktu, data tersebut berada di pusat data yang beroperasi sepanjang waktu, menyedot listrik, dan menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Artikel Terkait

Protesters blocking data center construction sites across the United States in 2026.
Gambar dihasilkan oleh AI

Protes hentikan proyek pusat data senilai 130 miliar dolar di awal 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Komunitas di seluruh Amerika Serikat memblokir atau menunda setidaknya 75 proyek pusat data senilai sekitar 130 miliar dolar dari Januari hingga Maret 2026. Para peneliti menyebut periode ini sebagai yang paling banyak mengalami pemblokiran dan penundaan sejak pendataan dimulai pada tahun 2023. Penentangan ini mencerminkan pergeseran struktural dalam resistensi lokal terhadap pembangunan semacam itu.

Sebuah studi memperingatkan bahwa pusat data dapat mendorong kenaikan tagihan listrik di beberapa negara bagian AS. Peningkatan tersebut bisa melebihi 50 persen pada 2030 akibat meningkatnya permintaan.

Dilaporkan oleh AI

Setelah Green New Deal Network bubar pada akhir 2025, para penggerak iklim mengalihkan perhatian mereka untuk menghalangi pembangunan pusat data baru di seluruh Amerika Serikat. Pergeseran ini telah menarik koalisi yang lebih luas yang khawatir akan penggunaan energi, konsumsi air, dan kenaikan biaya listrik.

Sebuah survei baru dari Gallup mengungkapkan bahwa 71 persen warga Amerika menentang pembangunan pusat data AI di komunitas mereka. Jajak pendapat tersebut menyoroti kekhawatiran yang meluas mengenai permintaan tinggi fasilitas tersebut terhadap listrik dan air.

Dilaporkan oleh AI

Amazon melaporkan bahwa konsumsi energinya pada tahun 2025 melampaui total penggunaan energi Selandia Baru. Jejak karbon perusahaan tersebut naik 16 persen sepanjang tahun itu.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak