Proposal pusat data skala besar di Utah menuai kecaman terkait risiko lingkungan

Rencana pembangunan kompleks pusat data yang luas di pedesaan Utah memicu penentangan publik karena kekhawatiran mengenai penggunaan energi, konsumsi air, dan dampaknya terhadap Great Salt Lake.

Proyek Stratos, yang didukung oleh investor Kevin O’Leary, akan mencakup area seluas 40.000 ekar di Hansel Valley, Box Elder County, dan membutuhkan daya sebesar 9 gigawatt. Dewan komisaris wilayah tersebut menyetujui proyek ini pada bulan April, namun lebih dari 1.000 warga menyuarakan keberatan mereka dalam sebuah pertemuan yang penambah durasinya ditolak oleh para pejabat. Gubernur Utah Spencer Cox kemudian mengakui adanya pertanyaan mengenai air, kualitas udara, dan dampak jangka panjang terhadap wilayah pedesaan tersebut.

Artikel Terkait

Protesters blocking data center construction sites across the United States in 2026.
Gambar dihasilkan oleh AI

Protes hentikan proyek pusat data senilai 130 miliar dolar di awal 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Komunitas di seluruh Amerika Serikat memblokir atau menunda setidaknya 75 proyek pusat data senilai sekitar 130 miliar dolar dari Januari hingga Maret 2026. Para peneliti menyebut periode ini sebagai yang paling banyak mengalami pemblokiran dan penundaan sejak pendataan dimulai pada tahun 2023. Penentangan ini mencerminkan pergeseran struktural dalam resistensi lokal terhadap pembangunan semacam itu.

Gubernur Spencer Cox menyatakan bahwa pusat data besar Proyek Stratos di Utah utara tidak akan bergantung sepenuhnya pada gas alam untuk kebutuhan daya listriknya. Gubernur dari Partai Republik ini menegaskan bahwa tahapan selanjutnya harus menggabungkannya dengan energi nuklir, panas bumi, dan tenaga surya.

Dilaporkan oleh AI

Penduduk di wilayah pedesaan di seluruh Amerika Serikat menentang proyek pusat data baru karena kekhawatiran mengenai pasokan air, biaya energi, dan hilangnya lahan pertanian. Di Tazewell County, Illinois, warga setempat berhasil membatalkan rencana pembangunan fasilitas tersebut setelah mengadakan rapat dewan yang dipenuhi massa serta mengajukan petisi. Penolakan ini menyoroti ketegangan antara pertumbuhan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan kebutuhan sektor pertanian.

Dewan Perwakilan dan Senat Maine menyetujui LD 307 pekan ini, yang memberlakukan moratorium terhadap pusat data baru dengan kebutuhan daya 20 megawatt atau lebih hingga setidaknya Oktober 2027. Rancangan undang-undang yang melarang persetujuan negara bagian maupun lokal untuk fasilitas semacam itu kini menunggu tindakan dari Gubernur Janet Mills di tengah kekhawatiran nasional terkait melonjaknya permintaan energi dari infrastruktur AI.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah survei baru dari Gallup mengungkapkan bahwa 71 persen warga Amerika menentang pembangunan pusat data AI di komunitas mereka. Jajak pendapat tersebut menyoroti kekhawatiran yang meluas mengenai permintaan tinggi fasilitas tersebut terhadap listrik dan air.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak