FC Goa menderita kekalahan 2-1 dari FC Istiklol pada pertandingan grup terakhir AFC Champions League Two, mengakhiri kampanye tanpa kemenangan. Gaurs menggelar protes diam saat kick-off untuk menyoroti ketidakpastian di Indian Super League. Meskipun unggul lebih dulu, kesalahan bertahan menyebabkan kekalahan mereka di Fatorda Stadium.
Pertandingan berlangsung pada 24 Desember 2025 pukul 21:30 IST di Fatorda Stadium di Margao, Goa. Saat wasit meniup peluit kick-off, pemain FC Goa tetap diam tanpa bergerak, menolak bermain sebagai gestur simbolis untuk menarik perhatian pada ketidakpastian yang semakin dalam dalam ekosistem sepak bola India, khususnya masa depan Indian Super League.
Pertandingan akhirnya dilanjutkan, dan FC Goa unggul lebih dulu pada menit ke-8 melalui gelandang Dejan Drazic, yang memotong dari sisi kiri dan menempatkan tembakan ke gawang. Babak pertama berakhir 1-0 untuk tim tuan rumah.
Di babak kedua, FC Istiklol bangkit. Paul Komolafe menyamakan skor pada menit ke-53, memanfaatkan kelengahan bertahan. Tiga menit kemudian, penalti diberikan kepada Istiklol setelah kesalahan lagi, yang dikonversi Amirbek Juraboev menjadi 2-1.
Sodikdzhon Kurbonov dari FC Istiklol mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-74, mengurangi timnya menjadi 10 pemain. Namun, FC Goa tidak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Skor akhir tetap 1-2 setelah empat menit injury time.
Kekalahan ini menandai kekalahan keenam beruntun FC Goa di fase grup, tanpa poin. Tim kehilangan pemain seperti David Timor (diskors), Borja Herrera dan Ayush Chhetri (diskors), Sandesh Jhingan dan Ronney Wilson (cedera), serta Javier Siverio (pindah klub). Sebelumnya di turnamen, Istiklol mengalahkan FC Goa 2-0 di Tajikistan dengan gol dari Rustam Soirov dan Reza Dehghani.
Kekalahan ini mengeliminasi kedua tim, dengan Al-Zawraa lolos berkat selisih gol setelah kalah 5-1 dari Al-Nassr.