Bek Inggris Fikayo Tomori, rekan setim Christian Pulisic di AC Milan, telah menguraikan ambisinya untuk kembali ke timnas di bawah Thomas Tuchel untuk Piala Dunia FIFA 2026. Kembali terbukti di pertahanan Milan di bawah pelatih Massimiliano Allegri, Tomori yakin performa klub yang kuat akan meningkatkan peluang internasionalnya. Ia menjaga kontak rutin dengan Tuchel, yang mendorongnya untuk melanjutkan performa saat ini.
Jalur kembalinya Fikayo Tomori ke skuad Inggris semakin kencang berkat performa konsistennya di AC Milan. Menjelang ulang tahun kelima di klub, bek tengah berusia 28 tahun itu telah merebut kembali posisi starter setelah periode inkonsistensi. Kedatangan Massimiliano Allegri sebagai pelatih telah mengubah pertahanan Milan, memberikan kejelasan taktis dan kekokohan. Tim hanya kalah satu pertandingan Serie A musim ini dan tetap kokoh di perlombaan gelar.
Aspirasi internasional Tomori berpusat pada Piala Dunia FIFA 2026. Dalam wawancara dengan BBC Sport, ia menyatakan tekadnya: “Apakah saya ingin ke Piala Dunia? Tentu saja. Saya ingin itu untuk diri saya sendiri. Saya tahu memenangkan liga akan membantu.” Rencana delapan kata ini menggarisbawahi keyakinannya bahwa kesuksesan kolektif di Milan akan memengaruhi pemilihan timnas.
Ia telah berbicara beberapa kali dengan pelatih kepala Inggris Thomas Tuchel, termasuk setelah jeda internasional November. “Pesannya adalah terus lakukan apa yang saya lakukan,” jelas Tomori. Meski persaingan sengit dari bek seperti John Stones, Marc Guehi, Dan Burn, dan Ezri Konsa, Tomori mendapat kepercayaan diri dari pemanggilan baru-baru ini Tuchel terhadap gelandang Milan Ruben Loftus-Cheek. “Saya tahu dia mengawasi karena dia memanggil Ruben Loftus-Cheek. Itu memberi saya keyakinan bahwa saya bisa berhasil.”
Keterlibatan Tuchel dengan Milan terlihat jelas: ia mengunjungi klub musim lalu dan secara rutin meninjau data pertandingan dan video. Dengan jeda internasional Maret sebagai jendela pemilihan terakhir sebelum pengumuman skuad Piala Dunia, Tomori tetap fokus. “Piala Dunia masih mimpi. Saya bekerja untuk itu setiap hari,” pungkasnya.
Kebangkitan ini selaras dengan kampanye yang direvitalisasi Milan, di mana Tomori bermain bersama Christian Pulisic di jantung pertahanan.