Inter Milan sedang mempersiapkan pertandingan krusial Liga Champions melawan Arsenal, dengan kabar baik tentang kembalinya kiper Josep Martinez ke skuad. Pelatih Cristian Chivu berencana mengistirahatkan pemain kunci di pertandingan Serie A mendatang melawan Udinese untuk mengelola kelelahan. Keseimbangan ini menyoroti fokus tim pada ambisi Eropa.
Inter Milan telah menyelesaikan sesi latihan terakhir sebelum menuju Udine untuk pertandingan Serie A, di tengah persiapan untuk pertemuan penting Liga Champions dengan Arsenal. Menurut laporan, mantan kiper Barcelona Josep Martinez diharapkan kembali ke skuad hari pertandingan untuk laga Arsenal setelah absen di pertandingan terbaru. Sebagai kiper cadangan Inter di belakang Yann Sommer, kembalinya Martinez memberikan kedalaman berharga, terutama dengan kontrak Sommer yang mendekati akhir, menandai periode krusial dalam karir sang pemain berusia 28 tahun di klub. Pelatih Cristian Chivu menghadapi tantangan seleksi karena jadwal padat dan kelelahan pemain. Untuk pertandingan Udinese, Chivu kemungkinan akan merotasi skuad, mengistirahatkan bintang-bintang agar tetap segar untuk Arsenal. Di pertahanan, Manuel Akanji bisa dicadangkan, membuka pilihan antara Stefan de Vrij dan Francesco Acerbi, sementara Yann Bisseck kembali di sisi kanan tiga bek dan Alessandro Bastoni bertahan di kiri. Di depan, Luis Henrique, Federico Dimarco, dan Lautaro Martinez dijadwalkan starter, dengan Piotr Zielinski berpotensi diistirahatkan untuk menghemat energi untuk ujian Eropa. Penyesuaian lini tengah mencakup Nicolò Barella yang mengamankan depan pertahanan, didukung Petar Sucic dan Henrikh Mkhitaryan. Susunan probabel dalam formasi 3-5-2: Sommer; Bisseck, Acerbi, Bastoni; Luis Henrique, Sucic, Barella, Mkhitaryan, Dimarco; Lautaro, Esposito. Chivu melewatkan konferensi pers pra-pertandingan, seperti sebelum pertandingan Lecce baru-baru ini, menekankan fokus pada pemulihan dan taktik. Pendekatan ini menggarisbawahi prioritas Inter pada Liga Champions, di mana kelanjutan bergantung pada penampilan kuat melawan lawan tangguh seperti Arsenal.