Pelatih tim nasional Portugal Roberto Martinez menyatakan bahwa timnya tidak seharusnya dianggap sebagai salah satu favorit Piala Dunia FIFA 2026, meskipun sukses baru-baru ini. Ia berargumen bahwa hanya tim dengan kemenangan Piala Dunia sebelumnya yang pantas mendapat status itu. Martinez menyatakan keyakinan kuat terhadap potensi pemainnya sebagai penantang.
Portugal telah menikmati performa kuat dalam kompetisi internasional baru-baru ini, memimpin grup mereka di kualifikasi Eropa untuk Piala Dunia FIFA 2026 dengan empat kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang. Tim tersebut juga mengamankan gelar UEFA Nations League tahun ini dengan mengalahkan Spanyol di final melalui adu penalti. Pencapaian ini menempatkan Portugal sebagai kekuatan tangguh menjelang turnamen, yang bisa menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di panggung dunia.
Dalam wawancara dengan Marca, pelatih kepala Roberto Martinez membahas hype seputar timnya. Ia membedakan antara favorit dan penantang, menekankan keunggulan psikologis bagi pemenang sebelumnya. "Inilah perbedaan antara menjadi favorit dan kandidat," kata Martinez. "Saya pikir hanya mereka yang pernah memenangkan Piala Dunia sebelumnya yang bisa menjadi favorit. Secara psikologis, mengetahui bahwa generasi sebelumnya telah memenangkan turnamen itu memberi kekuatan khusus, tapi meski begitu, saya memiliki kepercayaan luar biasa pada kelompok pemain ini karena cara mereka menjalani tim nasional."
Ketika ditekan tentang siapa yang mungkin mengklaim status favorit, Martinez menunjuk pada juara berpengalaman yang tampil baik: "Mereka yang sudah tahu seperti apa memenangkan Piala Dunia dan datang dalam kondisi baik." Ia juga membela penyertaan Ronaldo dalam skuad, mengutip sikap teguh dan semangat penyerang tersebut meskipun usianya. Ronaldo memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal dengan 143 gol internasional dan 46 assist dalam 226 penampilan.
Komentar Martinez meredam ekspektasi sambil menyoroti keunggulan kompetitif tim, menetapkan nada fokus untuk kualifikasi dan seterusnya.