Greg Nwokolo dan Mauricio Souza bela Shayne Pattynama dari kritik Bung Binder

Greg Nwokolo dan pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza membela bek Shayne Pattynama dari kritik pedas pengamat sepak bola Bung Binder usai kekalahan dari Bhayangkara FC. Kritik itu menyalahkan Pattynama atas gol telat lawan meski ia baru masuk sebagai pengganti. Kedua tokoh menyoroti kondisi cedera dan minimnya menit bermain Pattynama.

Persija Jakarta kalah 2-3 dari Bhayangkara FC pada 5 April 2026. Shayne Pattynama masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-77 dan dianggap bertanggung jawab atas gol kemenangan Bhayangkara pada menit 90+5, kata Bung Binder yang menyebutnya “tidak bisa bermain sama sekali”.

Mantan penyerang Timnas Indonesia Greg Nwokolo meluapkan kemarahan di Instagram. "Tipe pengamat seperti ini adalah alasan mengapa suporter Indonesia tidak pernah benar-benar memahami sepak bola," tulisnya. Ia menekankan konteks cedera tiga bulan yang dialami Pattynama, minimnya menit bermain sejak bergabung dari Buriram United, serta pengalaman Pattynama di klub Eropa dan Asia.

"Sebelum kau sok kritik atau bacot kamu harus tahu dulu kondisi pemain dan tim bagaimana," tambah Greg.

Pelatih Persija Mauricio Souza juga membela pada 10 April 2026. "Saya tidak tahu masalah itu, tapi saya tidak setuju dengan bicaranya. Saya pikir Shayne Pattynama punya potensi besar," katanya. Souza mencatat Pattynama baru tampil empat kali dengan 54 menit total, bersaing dengan Dony Tri Pamungkas yang sedang impresif, dan optimistis ia bisa kembali ke Timnas Indonesia.

Artikel Terkait

Persija Jakarta's dejected players after Bhayangkara FC's late 3-2 comeback win in Super League match.
Gambar dihasilkan oleh AI

Persija Jakarta suffers dramatic 2-3 loss to Bhayangkara FC

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Persija Jakarta lost 2-3 to Bhayangkara FC in Super League week 26 at Stadion Sumpah Pemuda in Bandar Lampung on Sunday, April 5, 2026. The visitors led twice despite playing with 10 men, but the hosts' late comeback sealed a bitter defeat.

Persija Jakarta coach Mauricio Souza has complained about the team's packed schedule ahead of the week 30 Super League 2025–2026 match against Persis Solo at Stadion Utama Gelora Bung Karno on Monday evening. The Macan Kemayoran squad just played two away games in less than five days. Souza said the limited preparation time poses a challenge.

Dilaporkan oleh AI

Persija Jakarta visits Bhayangkara FC at Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim in Bandar Lampung on Sunday, April 5, 2026, at 15:30 WIB, for Super League 2025/2026 week 26. Both teams aim to boost their standings—Persija chasing the top spot, Bhayangkara in sixth—after Persija's 3-0 win over Bhayangkara in a December postponed match. Persija's coach and captain are optimistic despite the hosts' unbeaten run in their last five games.

Dutch football pundit Johan Derksen called Indonesia national team keeper Maarten Paes a 'defective' goalkeeper after a mistake in a match against FC Twente. Ajax legend Dennis Bergkamp also criticized the club's policy of signing external players like Paes, saying it damages Ajax's DNA. The comments came on the Vandaag Inside program and in a recent interview.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia national team coach John Herdman has begun calling players for a training camp from May 26-30, 2026, in Jakarta ahead of the 2026 AFF Cup. Four Persija Jakarta players—Fajar Fathurrahman, Eksel Runtukahu, Shayne Pattynama, and Witan Sulaeman—are included in the initial list per a PSSI letter dated April 22, 2026. The absence of Rizky Ridho has drawn public attention.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak