Pengamat Belanda kritik perekrutan Ajax atas Maarten Paes

Pengamat sepakbola Belanda Johan Derksen menyebut kiper Timnas Indonesia Maarten Paes sebagai 'kiper yang cacat' setelah kesalahan dalam laga melawan FC Twente. Legenda Ajax Dennis Bergkamp juga mengecam kebijakan klub merekrut pemain luar seperti Paes, yang dinilai merusak DNA Ajax. Kritik ini muncul di program Vandaag Inside dan wawancara terbaru.

Pengamat sepakbola Belanda Johan Derksen menyatakan keterkejutannya atas keputusan Ajax Amsterdam merekrut Maarten Paes dari FC Dallas pada awal Februari 2025. Kritik itu disampaikan dalam program televisi Vandaag Inside saat membahas penampilan Paes dalam laga Ajax melawan FC Twente. Pada menit ke-86, Paes gagal menghalau bola yang hampir melewati garis gawang setelah bola menyentuh kaki tumpuannya sendiri.

Analis Rene van der Gijp lebih dulu menyoroti kesalahan tersebut, yang memicu diskusi di studio. Derksen kemudian berkata, “Dia kiper yang cacat, bagaimana mereka bisa membelinya?” Ia juga menilai Paes tidak memiliki nilai tambah di FC Dallas sebelumnya.

Legenda Ajax Dennis Bergkamp turut mengkritik kebijakan transfer klub yang mengutamakan pemain luar. “Begitu Anda membeli pemain level B atau C dari luar negeri, pada akhirnya itu akan merugikan Anda. Selain fakta bahwa Anda mengganggu DNA Anda sendiri,” ujar Bergkamp dikutip VoetbalPrimeur pada 10 April 2026.

Sejak bergabung, Paes telah bermain enam kali untuk Ajax di berbagai kompetisi, dengan dua clean sheet. Bergkamp menegaskan Ajax seharusnya fokus mengembangkan pemain akademi.

Artikel Terkait

PSSI chairman Sumardji at press conference assuring Indonesian citizenship of four national team players despite Dutch work permit issues.
Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI assures WNI status of four Timnas players amid Dutch passport controversy

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI has confirmed that the Indonesian citizenship status of four national team players in the Dutch league remains secure, despite work permit issues following naturalization. National Team Board Chairman Sumardji described the matter as purely Dutch administrative. The controversy arose after club protests over the players' non-EU status.

Greg Nwokolo and Persija Jakarta coach Mauricio Souza have defended defender Shayne Pattynama against harsh criticism from football pundit Bung Binder following a loss to Bhayangkara FC. The criticism blamed Pattynama for a late winning goal despite him entering as a substitute. Both figures highlighted Pattynama's injury recovery and limited playing time.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia national team coach John Herdman has begun calling players for a training camp from May 26-30, 2026, in Jakarta ahead of the 2026 AFF Cup. Four Persija Jakarta players—Fajar Fathurrahman, Eksel Runtukahu, Shayne Pattynama, and Witan Sulaeman—are included in the initial list per a PSSI letter dated April 22, 2026. The absence of Rizky Ridho has drawn public attention.

Calvin Verdonk delivered two special messages to his teammate Dony Tri Pamungkas from the Indonesia national team after the match against Bulgaria in the FIFA Series 2026. Verdonk was impressed by Dony's performance in training and the game. He praised the young Persija Jakarta player's immediate contributions on the field.

Dilaporkan oleh AI

Malmö FF has conceded 11 goals in seven Allsvenskan rounds since captain Pontus Jansson was injured in April.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak