Indonesian and other Muslim nations' foreign ministers at press conference joining Trump's Gaza Peace Council.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia bergabung dengan dewan perdamaian Gaza Trump bersama tujuh negara

Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia bersama tujuh negara Muslim lainnya menyatakan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Presiden AS Donald Trump. Keputusan ini diumumkan melalui pernyataan bersama para menteri luar negeri, termasuk Menlu RI Sugiono, untuk mendukung stabilitas di Palestina. Namun, pakar memperingatkan agar keterlibatan tidak merugikan kepentingan Palestina.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza pekan lalu, melibatkan tokoh seperti Menteri Luar Negeri Marco Rubio, utusan khusus Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan PM Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional Robert Gabriel. Lembaga ini bertugas mengawasi mobilisasi sumber daya internasional untuk Gaza, sebagai otoritas sementara sesuai Rencana Komprehensif Mengakhiri Konflik Gaza yang didukung Resolusi 2803 Dewan Keamanan PBB.

Pada 22 Januari 2026, Indonesia memutuskan bergabung melalui pernyataan bersama Menlu RI Sugiono dan rekan-rekannya dari Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, serta Uni Emirat Arab. "Para menteri mengumumkan keputusan bersama negara-negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian," bunyi pernyataan itu. Mereka akan segera menandatangani dokumen keikutsertaan dan mendorong peran dewan sebagai otoritas sementara di Jalur Gaza, sambil menekankan hak rakyat Palestina mendirikan negara berdaulat sesuai hukum internasional.

Langkah ini diharapkan mempercepat perdamaian adil di Gaza dan membuka jalan bagi keamanan regional. Trump bahkan membuka kemungkinan dewan ini menggantikan PBB di masa depan, dengan mengatakan, “Mungkin saja,” saat ditanya wartawan di Gedung Putih. Ia menambahkan bahwa PBB belum mencapai potensi maksimalnya, meski mandatnya harus dilanjutkan.

Namun, inisiatif ini menuai reaksi beragam. Sejumlah negara Eropa khawatir dapat menggeser peran PBB dalam konflik global. Pakar hubungan internasional Universitas Indonesia Broto Wardoyo menyarankan kehati-hatian: “Oke saja Indonesia bergabung, tapi harus disertai kehati-hatian... Jangan sampai keterlibatan kita di situ merugikan Palestina.” Ia menyoroti kompleksitas mekanisme yang didorong AS dan Israel tanpa melibatkan elemen Palestina sepenuhnya, serta potensi kontribusi ke Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF). Wardoyo juga memperingatkan opini publik di Indonesia, di mana mayoritas menentang solusi dua negara, dan risiko rekonstruksi Gaza menjadi wilayah terisolasi seperti Bantustan.

Kremlin melalui Juru Bicara Dmitry Peskov menyatakan Moskow belum mengetahui rincian lengkap dan berharap klarifikasi. CBS melaporkan lebih dari 10 negara bergabung, meski hanya lima yang terbuka: UEA, Belarus, Maroko, Hungaria, dan Kanada. Upacara penandatanganan direncanakan hari ini.

Artikel Terkait

Indonesian President Prabowo Subianto signs into the Gaza Peace Council in Davos without the $1B fee, symbolizing voluntary commitment to Gaza peace.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia gabung dewan perdamaian Gaza tanpa iuran miliaran dolar

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Presiden Prabowo Subianto menandatangani keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss, tanpa perlu membayar iuran US$1 miliar yang disyaratkan inisiator Donald Trump. Kementerian Luar Negeri menyatakan kontribusi bersifat sukarela, sementara Menteri Luar Negeri Sugiono menekankan badan ini sebagai mekanisme sementara untuk perdamaian di Gaza yang didukung Resolusi DK PBB 2803.

Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump, tetapi pengamat memperingatkan agar negara ini tidak sekadar mengikuti kepentingan Amerika. Keanggotaan ini ditandatangani pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss, dengan tujuan menghentikan kekerasan dan memperluas bantuan kemanusiaan bagi Palestina. Namun, para ahli menekankan pentingnya menjaga prinsip kemerdekaan Palestina.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia resmi bergabung dengan Board of Peace (BoP), dewan perdamaian yang digagas Presiden AS Donald J. Trump, sebagai anggota tidak tetap. Keanggotaan ini bersifat sukarela dan Indonesia belum membayar iuran sebesar USD 1 miliar untuk rekonstruksi Gaza. Presiden Prabowo Subianto menekankan pendekatan hati-hati dengan opsi keluar jika bertentangan dengan prinsip nasional.

At Davos, Donald Trump signed the founding charter of his «Peace Council» on Thursday, a new international organization he chairs aimed at resolving global conflicts, starting with Gaza. The initiative raises doubts in Europe, where the European Union expresses reservations about its compatibility with the UN. Meanwhile, Trump announced an agreement on Greenland, renouncing force and tariff threats.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Presiden Donald Trump meluncurkan inisiatif internasional baru bernama Board of Peace, yang pertama kali diusulkan sebagai bagian dari rencana pasca-perang Gaza tetapi digambarkan dalam draf piagam sebagai badan resolusi konflik yang lebih luas. Undangan untuk bergabung mendapat respons yang redup dari beberapa sekutu AS, sementara piagam tersebut menguraikan keanggotaan tiga tahun dan kontribusi opsional US$1 miliar untuk kursi permanen, menurut laporan dari berbagai media dan salinan piagam yang diterbitkan secara online oleh Times of Israel.

Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu said the second phase of a U.S.-backed plan to end the Gaza war is approaching, but key issues such as the role and makeup of a multinational force remain unresolved. He is expected to discuss the next steps with U.S. President Donald Trump later this month, as a fragile ceasefire between Israel and Hamas continues amid mutual accusations of violations.

Dilaporkan oleh AI

Egyptian Foreign Minister Badr Abdelatty held separate calls with UN Secretary-General António Guterres and Gaza Representative Nickolay Mladenov, urging a full Israeli withdrawal from Gaza, the deployment of an international stabilisation force, and an immediate humanitarian truce in Sudan. He emphasised the need to reopen the Rafah crossing and support the National Committee for managing Gaza as a temporary transitional body. Guterres praised President Abdel Fattah Al-Sisi's role in maintaining security amid complex regional challenges.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak