Ahli interior mengidentifikasi tren dapur usang

Looeeze Grossman, pendiri The Used Kitchen Company, menyoroti empat tren desain yang membuat dapur terlihat ketinggalan zaman. Dengan dua dekade pengalaman di dapur bekas, ia menyarankan untuk membuang lemari kilap tinggi, bar sarapan freestanding, lampu sorot langit-langit, peralatan terlihat, dan penyimpanan tinggi berlebih demi alternatif kontemporer. Perubahan ini dapat menyegarkan ruang hidup dan meningkatkan fungsionalitas.

Looeeze Grossman, spesialis dapur dan pendiri The Used Kitchen Company, berbagi wawasan tentang tren desain yang kini sudah usang di dapur Inggris. Dengan menghabiskan dua dekade membeli dan menjual dapur bekas dan ex-display, ia mengidentifikasi empat elemen yang membuat rumah terlihat kuno, menyarankan penggantiannya untuk tampilan modern. Finishing lemari kilap tinggi, yang pernah dominan, kini digantikan alternatif matte yang menawarkan estetika elegan dan rendah perawatan. Grossman mencatat akhir dari penggosokan konstan untuk sidik jari pada pintu kilap. Ia berkata: «Finishing lebih lembut dan beludru menciptakan tampilan lebih mewah yang cocok dengan dekorasi apa pun dan terasa modern tanpa semua perawatan itu. Ini pendekatan lebih cerdas dan dewasa untuk desain dapur, dan sedang mengubah rumah-rumah di seluruh negeri.» Bar sarapan freestanding, yang dimaksudkan untuk makan santai, sering menjadi pengumpul kekacauan. Kini preferensi beralih ke tempat duduk banquette built-in, meja makan expandable, dan peninsula untuk menghemat ruang. Menurut Grossman, meja makan konvensional sedang kembali, menggantikan bar-bar ini. Lampu sorot langit-langit memberikan pencahayaan kasar dan datar, yang menurut Grossman «tidak menguntungkan dapur Anda». Dapur modern memerlukan skema berlapis yang menggabungkan lampu sorot dengan lampu pendant di atas island atau area makan untuk kedalaman dan suasana. Ia menambahkan: «Berkat bohlam pintar yang bisa dikendalikan suara atau ponsel, pencahayaan canggih lebih mudah dan terjangkau dari sebelumnya, memungkinkan penyesuaian suasana dan kecerahan sepanjang hari.» Beralih ke LED hemat energi juga menghemat uang. Peralatan freestanding seperti kulkas, oven, dan mesin cuci piring membuat ruang terlihat tua; menyembunyikannya di balik kabinet menciptakan tampilan ramping dan sophisticated. Bahkan item kecil seperti ketel dan pembuat kopi harus disimpan di lemari. Grossman mengatakan: «Jika mesin cuci piring Anda menonjol seperti jempol sakit dan meja kerja penuh kekacauan, saatnya berubah. Lupakan hanya ikut tren, itu akan menciptakan ruang yang terasa mahal, fungsional, dan dibuat tahan lama.» Unit penyimpanan lantai ke langit-langit, meski menyediakan banyak ruang, mengurangi area meja kerja esensial untuk memasak. Grossman menjelaskan: «Dapur paling fungsional menggunakan unit tinggi secara strategis, bukan melapisi seluruh dinding, untuk memastikan ada banyak ruang untuk memasak dan hidup sungguhan. Jika Anda terus mencari tempat untuk memotong sayur atau meletakkan wajan panas, unit tinggi itu tidak bekerja untuk Anda.»

Artikel Terkait

Bustling KBIS show in Orlando highlighting 2026 kitchen trends with sustainable, integrated designs and cozy interiors.
Gambar dihasilkan oleh AI

Record KBIS show highlights 2026 kitchen design trends

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Kitchen and Bath Industry Show (KBIS) and International Builders’ Show (IBS) in Orlando drew over 117,000 attendees, breaking records as designers showcased innovations for 2026 home spaces. Trends emphasized social functionality, sustainable materials, and integrated appliances amid a broader wave of cozy, nostalgic interiors.

A BuzzFeed article highlights reader opinions on home design features from past decades that surpass current trends. Commenters shared preferences for practical elements like walk-in pantries and single-story homes. These insights reflect a nostalgia for functionality in living spaces.

Dilaporkan oleh AI

Designers Oliver Grigson and Jo Ainger from Et Lorem have shared insights into luxury kitchen trends for spring/summer 2026. They emphasize curated luxury, tactile materials, and sustainable functionality amid a predicted 6.5% growth in the luxury industry. Homeowners are seeking personalized spaces that blend high performance with everyday use.

Interior design experts predict a shift away from polished, minimalist homes toward more lived-in and personality-packed spaces in 2026. This trend emphasizes authenticity, handcrafted elements, and gradual evolution over contrived perfection. Homeowners are seeking environments that reflect personal stories and allow for organic development.

Dilaporkan oleh AI

Designers and gardeners are embracing nostalgic elements in home interiors and outdoor spaces for 2026, drawing from childhood memories and grandmotherly styles. Trends like skirted upholstery and sentimental plantings reflect a desire for comfort and connection amid lived-in aesthetics. Experts highlight how these features evoke safety and legacy while offering practical benefits.

The Kitchen & Bath Industry Show (KBIS) took place last week in Orlando, Florida, where industry leaders unveiled a range of new products emphasizing technology, sustainability, and design versatility. Highlights included high-tech appliances, customizable tiles, and eco-friendly surfaces from brands like Cosentino, Kohler, and LG Signature. These releases reflect a trend toward warmer tones and integrated smart features in home spaces.

Dilaporkan oleh AI

Interior designers foresee a shift toward artisanal, handmade furniture in 2026, emphasizing human craftsmanship over mass production. This trend counters fast fashion and AI-driven immediacy, favoring pieces that age with patina. Meanwhile, experts warn against fleeting home elements like white carpets and trendy tiles that may lead to regrets.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak