Ipswich Town menghadapi kecaman dari para pendukung setelah menjamu pemimpin Reform UK, Nigel Farage, di Portman Road. Farage mengunggah foto di X yang seolah-olah menunjukkan dirinya 'dikontrak' oleh klub tersebut, yang memicu reaksi keras dari para penggemar. Kunjungan itu terjadi menjelang rapat umum Reform di kota tersebut.
Nigel Farage, pemimpin Reform UK, mengunjungi stadion Portman Road milik Ipswich Town pada 24 Maret. Politisi berusia 61 tahun itu membagikan gambar di akun X miliknya yang memperlihatkan ia memegang baju biru Ipswich dan berpose seolah-olah resmi bergabung dengan klub. Ia memberikan keterangan pada unggahan tersebut: “Saya tidak pernah terlalu buruk di posisi sayap kanan.” Farage berada di Ipswich untuk menghadiri rapat umum Reform menjelang pemilihan lokal pada bulan Mei. Sebelumnya pada hari yang sama, kunjungan yang direncanakan di Folkestone dibatalkan karena adanya pengunjuk rasa. Keputusan klub untuk menyambut Farage telah menuai kritik tajam dari banyak penggemar Ipswich. Seorang pendukung membalas unggahannya: “Ini memalukan bagi klub kita. Pada tahun 1970-an, kita adalah salah satu klub pertama yang memiliki basis penggemar yang beragam secara rasial. Benar-benar menjijikkan melihat ini.” Yang lain berkomentar: “Tidak bisa berkata-kata. Apa yang kalian lakukan, dasar bodoh?” Ipswich Town, yang dilatih oleh Kieran McKenna, terdegradasi dari Premier League musim lalu. Saat ini mereka berada di posisi ketiga dalam klasemen Championship, tertinggal dua poin dari Middlesbrough dengan satu pertandingan tersisa, yang menempatkan mereka dalam posisi yang baik untuk potensi promosi.